Rabu, 19 September 2018

GPSP Berangkatkan Bantuan Donatur Sebanyak 3 Kloter

Selasa, 04 September 2018 09:30:42 WIB
Reporter : Ainur Rohim
GPSP Berangkatkan Bantuan Donatur Sebanyak 3 Kloter
Ketua GPSP Nabila Mondir bersama pengurus lainnya dan barang bantuan untuk korban gempa Lombok. [Foto: Air/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)--Bencana alam gempa bumi yang melanda Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menggerakkan hati masyarakat Indonesia untuk mengulurkan tangannya membantu sesama.

Banyak masyarakat maupun komunitas dari penjuru daerah memfasilitasi bantuan untuk dikirm ke Lombok. Salah satunya yakni Gerakan Pemuda Peduli Sosial (GPSP).

GPSP turut bergerak membantu masyarakat Lombok dalam proses pemulihan pascaterjadinya gempa yang terus-menerus terjadi dengan agenda program Bersatu Menjaga Senyum Lombok. "Itu tema gerakan sosial yang kami usung," kata Nabila Mondir, Ketua GPSP kepada beritajatim.com di Surabaya, Selasa (4/9/2018).

Secara teknis, tambah Nabila, GPSP telah membuka donasi kurang lebih satu bulan pada awal bulan hingga akhir Agustus. Antusiasme masyarakat, terutama warga Kota Surabaya, Malang, dan Lamongan dalam memberikan bantuan cukup tinggi, sehingga hal itu membuat GPSP membagi penyaluran menjadi tiga kloter.

Kloter pertama, kata Nabila, telah disalurkan pada minggu pertama bulan Agustus. Kloter kedua disalurkan melalui Pemerintah Kota Surabaya pada tanggal 30 Agustus 2018. Dan kloter ketiga telah berhasil disalurkan melalui ekspedisi komersial pada tanggal 31 Agustus.

Pengurus GPSP sangat semangat menggalang bantuan untuk Lombok. Bahkan, pengurus GPSP rela meluangkan waktu setiap harinya untuk packing dan sortir logistik.

“Saya sangat bangga dengan pengurus GPSP, karena semangat dan keikhlasannya bekerja keras untuk mengkondisikan proses alokasi serta pengiriman bantuan untuk korban Gempa Lombok kali ini,” ungkap Bambang Hermanto, Koordinator penggalangan dana untuk Lombok.

Pemaksimalan penggunaan media sosial sangat membantu GPSP dalam penggalangan bantuan bagi korban gempa Lombok, terutama area luar Kota Surabaya.

Sosialisasi dan penggalangan bantuan via media sosial yang digencarkan mampu mengumpulkan banyak bantuan dari berbagai daerah, terutama dari kawasan Malang dan Lamongan.

“Saya hanya post di instagram melalui fitur instastory selama 24 jam. Ternyata banyak sekali tanggapan yang positif melalui media sosial saya. Tidak lama kemudian, bantuan berdatangan dan langsung dikirm ke rumah saya,” ungkap Widayu, Koordinator penggalangan donasi area Malang dan Lamongan.

“Penggalangan bantuan kali ini membuka mata saya bahwa pemanfaatan media sosial yang baik akan memberikan dampak baik pula, terutama dalam penyebarluasan informasi, seperti penggalangan bantuan sosial untuk korban bencana alam,” tambahnya. [air]

Tag : gempa bumi

Komentar

?>