Minggu, 18 Nopember 2018

Miras Maut Gresik, Pakde Karwo Akan Perkuat 3 Pilar

Senin, 20 Agustus 2018 15:15:28 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Miras Maut Gresik, Pakde Karwo Akan Perkuat 3 Pilar

Surabaya (beritajatim.com) - Kemarin malam (19/8/2018) di desa Hulaan Menganti Gresik, tercatat 33 pemuda menjadi korban miras oplosan. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Maraknya kasus kematian akibat miras oplosan menjadi perhatian tersendiri bagi Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau yang bisa disapa Pakde Karwo.

Gubernur mengatakan bahwa pihaknya akan memperkuat tiga pilar yang ada di masyarakat. Terdiri dari kepala desa, Babinkamtibmas, dan Babinsa untuk lebih aktif dalam melakukan pencegahan peredaran minuman keras di masyarakat. Tujuannya agar tidak ada lagi korban tewas.

"Fungsi tiga pilar kepala desa, lurah, Babinkamtibmas dan Babinsa harus lebih aktif. Di manapun harus cegah dini di posisi paling bawah," kata Pakde Karwo di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (20/8/2018). Pakde Karwo akan mengumpulkan Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya dan juga bupati agar fungsi tiga pilar lebih diaktifkan.

"Pencegahan ini harus lebih diaktifkan. Ini paling serius karena terus berulang," ujarnya. Untuk biaya pengobatan, pihaknya akan mengundang keluarga. Jika memang perlu dibantu, Pemprov Jatim akan membantu. Namun jika dikira mampu, biaya akan ditanggung keluarga sendiri.

Ditanya Peraturan Daerah miras, pihaknya akan terlebih dahulu mendiskusikan dan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kita harus koordinasi dengan Kemendagri menyangkut alkhohol seperti apa, detailnya seperti apa nanti dari Dinas Kesehatan yang menentukan," pungkasnya. [adg/but]

Tag : pesta miras

Komentar

?>