Senin, 17 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Sempat Diobrak Warga, Pesta Miras Ngotot Tetap Digelar

Minggu, 19 Agustus 2018 17:45:29 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Sempat Diobrak Warga, Pesta Miras Ngotot Tetap Digelar

Gresik (beritajatim.com) - Tiga orang meninggal dunia akibat minuman keras (Miras) oplosan di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik. Kasus ini mendapat atensi khusus dari Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Perwira menengah dengan dua pundak melati itu akhirnya turun tangan menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) di waduk Desa Hulaan.

Menurut AKBP Wahyu Sri bintoro, berdasarkan informasi yang diterima dirinya, pada hari Minggu ada kejadian tiga orang meninggal dunia dan 30 korban korban lainnya dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya. Peristiwa maut terjadi usai para korban menenggak miras oplosan.

"Kejadiannya pada hari Kamis (16/8) saat ada laga sepak bola antar kelompok pemuda di Desa Hulaan. Salah salah satu korban yang meninggal dunia diduga membawa miras oplosan. Yakni, Fendi mengajak ketujuh rekannya. Selanjutnya, mereka bergeser naik motor di salah satu warung kopi Solekan. Setelah itu bergeser lagi ke waduk," ujarnya, Minggu (19/08/2018).

Sewaktu berada di waduk kata AKBP Wahyu Sri Bintoro, beberapa pemuda itu diobrak oleh warga. Sehingga, mereka berpindah lagi ke di pinggir jalan lalu menenggak miras oplosan.

"Korban yang menenggak miras oplosan mengalami mual, muntah-muntah dan matanya kabur. Ini terjadi pada minggu dini hari dan diketahui satu korban meninggal dunia lalu disusul dua korban berikutnya," ujarnya.

Mengetahui ada tiga korban meninggal dunia, dan puluhan korban lainnya mengalami mual dan muntah-muntah. Kepala Dusun (Kasun) setempat Imron Hadi, melaporkan kejadian ini ke Polsek Menganti. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan seterilisasi terkait kandungan alkohol yang diminum.

"Korban rata-rata mengeluh di rumah masing-masing setelah menenggak miras oplosan," tuturnya.

Saat ditanya mengenai kandungan miras oplosan yang jadi penyebabnya. Dijelaskan AKBP Wahyu Sri Bintoro, dugaan sementara berdasarkan barang bukti yang disita anggota ada campuran cukrik dan botol vodka dan semua itu masih terus dilakukan di laboratorium forensik Polda Jatim.

"Anggota kami masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan terus melakukan penyelidikan siapa yang memasok miras," ungkapnya. [dny/but]

Tag : pesta miras

Komentar

?>