Jum'at, 16 Nopember 2018

Boncengan Tiga, Pelajar Tertabrak Truk, Meninggal Seketika

Minggu, 12 Agustus 2018 15:05:30 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Boncengan Tiga, Pelajar Tertabrak Truk, Meninggal Seketika
Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) - Ini peringatan bagi para pelajar yang berboncengan tiga jika tidak ingin mengalami musibah. Dua orang pelajar yang masih duduk di bangku SMA, masing-masing Aris Utama (18), Via Nuriana (18), dan serta Merrick Yohanes Alya (13) pelajar SMP, mengalami kecelakaan.

Akibat berboncengan tiga orang, Merrick Yohanes Alya meninggal di jalan. Kepalanya pecah setelah dilindas truk trailler di Jalan Raya Wringinanom, Gresik.

Ketiga pelajar tersebut mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol W 6890 WG. Sepeda motor yang semestinya dipakai dua orang itu malah dipakai bertiga. Merrick yang masih kecil malah disuruh mengendarai di depan.

Bocah yang belum cukup umur itu memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Sewaktu melintas di Jalan Raya Desa Sumber Rame, ada truk trailer yang berjalan pelan.
  
Truk trailer nopol L 8261 US yang dikemudikan oleh Mujianto (59) memang memenuhi lajur kiri. Namun, posisinya tidak terlalu di tengah. "Masih ada sisa jalan di sisi kanan," kata Mujianto, warga Kecamatan Semampir, Surabaya, Minggu (12/08/2018).

Menurut Mujianto, dirinya sempat melihat spion kanan. Terlihat ada sepeda motor memacu dengan kecepatan tinggi. Merrick yang hendak mendahului di sebelah kanan tapi terlihat ragu-ragu. Bersamaan dengan itu, Mujianto berusaha menepikan truk trailer yang dikemudikannya. Namun, dari arah berlawanan ada sepeda motor Honda Supra X nopol W 4915 SL yang dikendarai Sukadi.

Merrcik mencoba menghindar motor Sukadi tapi jaraknya yang berdekatan. Akhirnya, stang motor Mio yang dikendarai Merrick menyenggol bak belakang truk trailer. Merrick dan Sukadi terjatuh termasuk Aris dan Via yang diboncengnya.

Aris dan Via jatuh ke kanan, sebaliknya Merrick bernasib nahas. Tubuhnya masuk ke kolong truk trailer dan seketika itu kepalanya terlindas ban belakang truk trailer. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).  Beberapa pengendara yang melintas langsung menolong. Namun, tidak ada yang berani mendekati tubuh Merrick. Sebab, ada darah segar masih berserakan di sekitar lokasi.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy membenarkan adanya kecelakaan antara sepeda motor dengan truk trailer yang berimbas meninggalnya pengemudi motor di TKP yang belum cukup umur.

"Ada kesalahan pengendara roda dua sangat fatal. Sudah boncengan tiga, tidak ada satu pun yang pakai helm dan belum punya SIM C karena belum cukup umur," Minggu (12/08/2018).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kesalahan memang ada pada tiga anak yang jadi korban. Namun, polisi masih memeriksa sejumlah saksi. Baik saksi mata maupun saksi korban.
  
"Ini jadi pelajaran bagi yang lain. Harus lebih sayang dengan nyawa dan jangan sembarangan berkendara di jalan apalagi belum cukup umur," tandas Yossy. [dny/but]

Tag : kecelakaan

Komentar

?>