Jum'at, 19 Oktober 2018

Penolakan Pergantian Nama Jalan di Surabaya Masih Berlanjut

Jum'at, 10 Agustus 2018 23:17:57 WIB
Reporter : Anniza Azizurohmah
Penolakan Pergantian Nama Jalan di Surabaya Masih Berlanjut

Surabaya (beritajatim.com) - Demo Penolakan nama jalan Dinoyo dan Gunungsari berlangsung di depan Gedung DPRD Surabaya, Jumat (10/8/2018) siang.

Aksi ini menuntut para wakil rakyat untuk tidak mengganti nama Jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda dan Jalan Gunungsari diganti menjadi Jalan Siliwangi.

Ada tujuh aliansi yang bergabung dalam unjuk rasa ini. Yakni Jarpek (Jaringan Rakyat Peduli Keadilan), Asa (Arek Suroboyo Asli), Lasbanra (laskar bantuan rakyat), KBRS (Keluarga Besar Rakyat Surabaya Perjuangan), SSAS (Sedulururan Saklawase Suroboyo).

Edi Firmanto atau yang sering di sapa Edi Frente selaku Ketua Umum Jarpek Indonesia mengatakan, akan terus mengawal kebijakan Pemerintah yang akan mengganti dan menguburkan sejarah yang ada di Surabaya tersebut.

"Aksi ini tidak akan berhenti sebelum pemerintah membatalkan rencananya, kami selalu di barisan depan untuk menolak keputusan ini," tambahnya.

Rencananya, aksi ini akan dilanjutkan kembali di depan kantor DPRD Surabaya pada Sabtu (11/8/2018) demi kejelasan keputusan pemerintah setempat. [azz/suf]

Tag : demo

Komentar

?>