Rabu, 22 Agustus 2018

700 Polisi Amankan Aksi Demo Anti Wahabi di Jember

Jum'at, 03 Agustus 2018 13:03:19 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
700 Polisi Amankan Aksi Demo Anti Wahabi di Jember

Jember (beritajatim.com) - Sedikitnya 700 polisi diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa kelompok Tolak Penjajahan Ideologi Bangsa (Topi Bangsa) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (3/8/2018) siang. Aparat bukan hanya dari Polres Jember, tapi juga Polres Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo.

Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo mengatakan, pengamanan itu sesuai dengan standar. "Massa yang berkumpul di Lapangan Talangsari sudah mencapai 500 orang. Setelah salat Jumat, massa bisa bertambah," katanya.

Dari lapangan Talangsari, massa akan melakukan salat jumat di Masjid Baitul Amin. "Kemudian mereka akan bergerak ke depan kantor Pemkab Jember dan DPRD Jember," kata Kusworo.

Kusworo berharap apa yang disampaikan pengunjuk rasa menjadi bahan kajian kebijakan pemerintah daerah dan parlemen. "Ranah kami hanya mengamankan aksi dan menjamin rasa aman masyarakat keseluruhan," katanya.

Kustiono Musri, salah satu aktivis Topi Bangsa mengatakan, demo itu menuntut pemerintah untuk segera menciptakan formula regulasi untuk meredam potensi konflik akibat gesekan ideologi. "Saat ini polisi mau bertindak tak ada payung hukumnya, sehingga kesulitan meredam potensi konflik itu," katanya.

Kustiono mengatakan, selama ini paham keislaman yang dikembangkan Wali Songo sudah berhasil menjaga Indonesia tetap utuh. "Namun akhir-akhir ini begitu banyak persoalan sangat sensitif yang belum disikapi pemerintah secara bijak," katanya. Salah satunya munculnya lembaga pendidikan di Jember yang dianggap beraliran Wahabi yang tidak toleran terhadap paham keislaman yang lain. (wir/ted)

Tag : demo wahabi

Komentar

?>