Senin, 20 Agustus 2018

PSHT dan Pagar Nusa Nyaris Bentrok, Untung Dibubarkan Warga

Minggu, 15 Juli 2018 08:25:06 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
PSHT dan Pagar Nusa Nyaris Bentrok, Untung Dibubarkan Warga

Jember (beritajatim.com) - Bentrokan nyaris terjadi antara anggota perguruan silat Pagar Nusa dan Setia Hati Terate, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu malam (14/7/2018).

Insiden berawal pada pukul 21.30. Saat itu sebanyak 34 orang yang diduga dari Perguruan Setia Hati Terate melempari tugu milik Pagar Nusa, di Dusun Krajan, Desa  Wonojati, Kecamatan Jenggawah dengan batu.

"Mengetahui kejadian tersebut, warga membubarkan aksi itu dan menangkap seorang pesilat berinisial H (20), warga Kecamatan Bangsalsari," kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Minggu (15/7/2018) pagi.

Sementara itu, massa PSHT lainnya melarikan diri ke arah Desa Jatimulyo. Mereka mencari perlindungan di rumah salah satu ketua.

Mencegah bentrokan lebih luas, malam itu juga Kusworo bersama Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Ajun Komisaris Erik Pradana menuju lokasi tugu Pagar Nusa. Tak ada kerusakan apapun di tugu itu.

"Kami memfotonya dan mengirimkan gambarnya ke ketua Pagar Nusa dan grup WA Pagar Nusa Jember, supaya mereka tidak terprovokasi dan tak melakukan serangan balasan," kata Kusworo.

Kusworo dan Erik kemudian meluncur ke rumah salah satu ketua PSHT di Jatimulyo. Di sana Kusworo meminta kepada warga PSHT agar tak terprovokasi dengan insiden di daerah lain.

"Saya minta ketua ranting turut serta melakukan kerja bakti membersihkan tugu Pagar Nusa. Jangan  ada yang komentar negatif di media sosial, karena emosi bisa tersulut jika ada komentar bernada kebencian di medsos," kata Kusworo.

Kusworo akan menangkap siapapun yang melakukan provokasi di media sosial. "Semua orang memiliki kedudukan sama di depan hukum. Tidak ada orang yang kebal hukum termasuk para pesilat," katanya.

Polisi lantas mengantarkan massa pesilat ke rumah masing-masing dengan menggunakan mobil patroli Kepolisian Sektor Jenggawah. [wir/but]

Tag : bentrok

Komentar

?>