Jum'at, 20 Juli 2018

Diduga Usaha Lesu, Pengusaha Percetakan Gantung Diri

Senin, 09 Juli 2018 14:21:19 WIB
Reporter : Misti P.
Diduga Usaha Lesu, Pengusaha Percetakan Gantung Diri

Mojokerto (beritajatim.com) - Diduga karane usaha percetakannya lesu, pengusaha percetakan di Mojokerto mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Nyuwito Heri Widodo gantung diri dengan tali tampar di tempat percetakannya.

Warga Perumahan Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto nekat mengakhiri hidupnya di lokasi percetakan yang di sewanya di Perumahan Wikarsa jalan Rajasa gang 3 RT 3 RW 14, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Salah seorang saksi mata, Sucahyono mengatakan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB, saat ia bersama keponakan korban hendak membuka lokasi percetakan yang menjadi tempat bekerjanya sehari hari.

"Pak Heri saya lihat sudah mengantung dengan seikat tali tampar warna biru yang diikatkan di tembok lorong percetakan. Saya kemudian berteriak meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," ungkapnya, Senin (9/7/2018).

Masih kata Sucahyono, sebelum ditemukan gantung diri menggunakan tali tampar, korban sempat mengeluh jika bisnis percetakannya mengalami penurunan. Petugas yang mendapat laporan langsung ke lokasi dan membawa korban ke RSUD Prof Fr Soekandar Mojosari guna dilakukan Visum.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Puri, Aiptu Sultono mengatakan, dari hasil identifikasi sementara, korban memang sengaja bunuh diri dengan gantung diri. "Tidak ditemukan luka apapun dari korban, hanya ditemukan barang-barang, seperti tas berisikan surat surat, HP dan dompet," katanya. [tin/but]

Tag : bunuh diri

Komentar

?>