Kamis, 22 Nopember 2018

Anak Terduga Teroris Terus Menangis Kesakitan di ICU RS Bhayangkara

Jum'at, 06 Juli 2018 14:21:19 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Anak Terduga Teroris Terus Menangis Kesakitan di ICU RS Bhayangkara
aparat yang berjaga di ICU RS Bhayankara

Surabaya (beritajatim.com) - Suasana ICU RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso saat ini dijaga ketat oleh petugas kepolisian dengan bersenjata lengkap. Terlihat juga di ruang Kabid ada 3 polisi berjaga.

Saat ini, kondisi anak ABD, terduga teroris Bangil, menunjukkan progress positif. Anak laki-laki berusia 2 tahun yang tengah dalam proses penyembuhan akibat luka bakar di wajah dan luka di kaki akibat ledakan bom tersebut, masih dijaga di ruang ICU.

Jumat (6/7) pagi, Gubernur Jatim Soekarwo bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Pangdam V/ Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman menjenguk anak tersebut. Machfud memastikan bahwa kondisi anak berusia 2 tahun itu sudah lebih baik meskipun masih kesakitan. "Tadi dia baru bangun, langsung menangis. Kami akan terus perhatikan kondisinya," jelas Machfud kepada wartawan.

Menurut Machfud, anak yang namanya terus dirahasiakan pihak kepolisian tersebut belum mencari ibunya. "Sementara dia cuma menangis. Belum nyari ibunya," ujarnya.

Sementara di Ruang ICU, terlihat beberapa pihak keluarga pulang meninggalkan RS Bhayangkara. Pihak keluarga masih enggan memberikan keterangan apapun. Dari informasi yang diperoleh beritajatim.com, pihak keluarga telah berkonsultasi dengan pengacara.

Sementara itu, terkait upaya perburuan terhadap ABD, Machfud menegaskan bahwa hal itu terus dilakukan. Ciri-ciri sudah diketahui, yakni luka tembak di bagian dada karena terkena senapan angin milik warga, serta membawa tas ransel.

Polisi sendiri belum bisa memastikan apa isi tas ransel yang dibawa ABD. "Kami nggak tahu isinya apa sebelum dia tertangkap. Minta waktu, sabar, mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi kami selesaikan," ucap mantan Kapolda Kalsel tersebut. [adg/kun]

Tag : bom pasuruan

Komentar

?>