Minggu, 22 Juli 2018

Penghayat hingga Waria Hadiri Halal Bihalal Gusdurian

Minggu, 01 Juli 2018 00:11:34 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Penghayat hingga Waria Hadiri Halal Bihalal Gusdurian

Jombang (beritajatim.com) - Puluhan masyarakat lintas agama, etnis dan gender menghadiri silaturahmi Idul Fitri yang diselenggarakan komunitas GUSDURian Jombang, Sabtu (30/6/2018), di salah satu hotel setempat.

Mereka memanfaatkan momentum lebaran untuk mempererat ikatan persaudaraan. Dalam sambutannya, Muliasari Kartikawati, ketua panitia, menekankan pentingnya membangun sikap toleransi antarelemen di Kota Santri. Lia, panggilan akrab Muliasari, yang beragama Kristen mengaku senang dipercaya menghelat acara ini.

Hal yang sama juga disampaikan Pdt. Soetrisno. Pria yang juga sekretaris umum Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jawa Timur ini meyakini forum seperti ini akan semakin memperkokoh relasi kebinekaan di Jombang. "Jika melihat keguyuban ini, rasanya adem sekali Indonesia. Ndak panas lagi," ungkapnya di hadapan peserta.

Acara siang tadi juga menjadi momen penting bagi komunitas waria Jombang. Dua orang waria datang dan ikut bergabung bersama yang lain. "Saya sangat senang bersama teman-teman GUSDURian yang membuka pintu agar kami bisa terlibat acara seperti ini," kata Indra dalam sambutannya.

Menurutnya selama ini komunitas waria kerap dipandang sebelah mata di tengah masyarakat. Hal tersebut seringkali membuat mereka dipelakukan diskriminatif.

Menyangkut waria, Aan Anshori, dalam sambutannya mengajak masyarakat meneladani jejak almarhum Gus Dur yang bisa bergaul dengan semua kalangan. "Harap dicatat ya, Gus Dur itu pernah hadir dan memberi sambutan dalam kontes waria awal tahun 2000. Bahkan bersedia menjadi semacam dewan syuro waria Indonesia," katanya.

Selain waria, acara tersebut juga dihadiri kepala sekolah SD Kristen Petra dan MI Islamiyyah Plosogenuk Perak. Kedua sekolah tersebut selama ini terlibat program mandiri "sister school" yang bertujuan menyemaikan toleransi di kalangan siswa-siswi. "Kami bersyukur diikutsertakan dalam acara-acara lintas agama selama ini. Bagi kami ini sangat bermanfaat bagi anak didik," ujar M. Nadlir, kepala sekolah madrasah lulusan IKAHA Tebuireng. 

Setelah anak didiknya ikut acara keberagaman di Klenteng Gudo saat Ramadlan, Ia mengaku mendapat respon positif dari beberapa madrasah untuk terlibat. Acara halal bi halal yang juga dihadiri perwakilan GKJW, Mafindo, Staramuda, dan GPdI, ditutup dengan doa, dipimpin Herman, salah satu tokoh Penghayat Jombang. [suf]

Tag : gus dur

Komentar

?>