Selasa, 16 Oktober 2018

Hindari Jalan Berlubang, Kepala Eko Malah Pecah Dihantam Truk

Minggu, 24 Juni 2018 13:35:34 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Hindari Jalan Berlubang, Kepala Eko Malah Pecah Dihantam Truk

Gresik (beritajatim.com) - Naas dialami oleh Eko Fajar (25) warga asal Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto. Pemuda tersebut meninggal dunia mengenaskan kepala pecah dihantam roda depan ban truk karena terjatuh saat menghindari jalan berlubang di Jalan Raya Menganti, Gresik, Minggu (24/6/2018).

Kecelakaan lalu lintas itu bermula saat Eko yang menghendarai Honda Vario nopol S 2747 SH berjalan melintas di Jalan Raya Menganti Gresik. Korban yang tidak mengenakan helm tiba-tiba terjatuh saat berusaha menghindari jalan berlubang. Eko yang terjatuh di tengah jalan dari arah berlawanan, ada kendaraan truk yang tidak dikenal melaju dengan kencang.

Belum sempat menghindar, tubuh Eko yang terjatuh di tengah jalan langsung dihantam roda bagian depan truk. Tubuh korban sempat, terseret beberapa meter. Beruntung ada warga yang berteriak sehingga truk yang menghantam berhenti lalu melaju lagi melarikan diri. "Kepalanya banyak mengeluarkan darah, dan sempat kejet-kejet," ujar Yudhi warga Menganti.

Yudhi yang kebingungan menolong korban, akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Menganti. Selanjutnya, anggota Polsek setempat melaporkan ke Satlantas Polres Gresik.

Tidak lama kemudian datang anggota Satlantas Polres Gresik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Jenazah korban sudah meninggal dunia di TKP lalu kami kirim ke RSUD Ibnu Sina," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto mengatakan butuh waktu untuk mengungkap pelaku tabrak lari. Polisi tidak bisa asal tangkap. Bukti-bukti harus kuat. ”Tidak gampang. Makannya butuh waktu," tandasnya. [dny/kun]

Komentar

?>