Rabu, 26 September 2018
Dibutuhkan Wartawan Bidang Hukum dan Kriminal untuk ditempatkan di Surabaya, kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Libur Lebaran, Kusir Dokar Gresik Panen

Selasa, 19 Juni 2018 15:25:47 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Libur Lebaran, Kusir Dokar Gresik Panen

Gresik (beritajatim.com) - Hari Raya Idul Fitri sudah berlalu lima hari yang lalu. Namun, sebagian masyarakat tetap menikmati suasana libur lebaran seperti yang terjadi di Gresik, Jawa Timur.

Kota yang terkenal dengan ikan bandeng dan pudak ini masih diramaikan masyarakat dengan berwisata naik dokar.

Tradisi tersebut sudah berjalan sangat lama bersamaan dengan menjelang hari raya ketupat. Masyarakat Gresik menyebutnya dengan nama 'dokaran'.

Bagi penjual jasa tersebut, hal itu sangat menguntungkan. Pasalnya, mereka memasang tarif Rp 10 ribu untuk satu orang dewasa, dan anak-anak sebesar Rp 4 ribu.

Di hari normal mereka hanya mampu meraup keuntungan Rp 50 ribu per hari. Sedangkan di libur Lebaran bisa meraup Rp 70 hingga Rp 100 ribu.

Perjalanan wisata dokaran dimulai dari Alun-alun Gresik, Jalan Hasyim Asyari, lalu ke Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Veteran, dan Jalan Ahmad Yani.

Di Jalan Ahmad Yani, wisatawan bisa berhenti untuk menikmati berbagai jajanan yang berada di komplek Wisma Semen Gresik.

Usai menikmati jajan, dari Wisma Semen Gresik, wisatawan dibawa kembali ke alun-alun melalui jalur yang sama.

Perjalanan bolak-balik sejauh 3,5 kilometer itu ditempuh sekitar satu jam. Dalam sehari, dari pagi hingga petang para penjual jasa dokaran bisa meraup untung hingga Rp 300 ribu.

"Alhamdulillah ada yang bisa dibawa ke rumah setelah dikurang untuk beli gabah makan kuda sekitar Rp 40 ribu," seorang kusir dokar, Sukirman (40), saat mangkal di alun-alun Kota Gresik, Selasa (19/06/2018).

Sukirma mengaku dirinya sudah empat tahun menjalani profesi sebagai penjual jasa dokaran. Profesi tersebut merupakan turun-temurun dari orang tuanya.

"Saya baru membeli kuda seharga Rp 12 juta tiga bulan lalu. Sementara kuda sebelumnya dijual dengan harga Rp 9 juta," tuturnya.

Salah satu penumpang yang memanfaatkan wisata dokaran. Faruh (13) salah seorang pelajar asal Kelurahan Pekauman, Gresik mengatakan, dirinya bersama teman-teman yang lain patungan menyewa satu dokar berkeliling Kota Gresik.

"Setiap tahun kami selalu menyewa satu dokar usai melakukan silaturrahni ke sanak saudara," tandasnya. [dny/ted]

Tag : idul fitri

Komentar

?>