Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Kembang Api Meletus di Kepala, Bocah di Sampang Meninggal

Sabtu, 16 Juni 2018 14:50:25 WIB
Reporter : Zamachsari
Kembang Api Meletus di Kepala, Bocah di Sampang Meninggal
Foto ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) - Petasan yang bisa menimbulkan suara keras menyerupai suara bahan peledak atau bom memang suatu permainan yang dilarang. Namun, tanpa petasan, serasa setiap perayaan hari-hari besar ibarat masakan tanpa garam.

Padahal larangan permainan petasan ini bukanlah tanpa dasar yang kuat. Sebab, tak sedikit warga terluka akibat petasan hingga memakan korban jiwa.

Baru-baru ini, seorang bocah bernama Riska Syaukina (10) asal Desa Teman Sareh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, harus kehilangan nyawa lantaran bermain petasan.

Bakri (60) kakek bocah malang itu mengatakan, sebelum nyawa cucunya melayang, korban bersama adiknya Idrus (5) bermain petasan di depan rumah.

"Sebenarnya yang merengut nyawa cucu saya bukan petasan melainkan kembang api," terangnya, Sabtu (16/6/1018).

Saat itu, pada letusan pertama dan kedua masih aman, dan baru letusan kembang api yang ketiga mengenai kepala cucunya. Akibatnya luka parah dan akhirnya meninggal dunia.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto saat dihubungi melalui jaringan telepon membenarkan kejadian tersebut. "Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan langsung dikebumikan," tandasnya. [sar/but]

Tag : kecelakaan

Komentar

?>