Selasa, 14 Agustus 2018

Bersihkan Puing Gempa, Polri-TNI Kerahkan 80 Personel

Kamis, 14 Juni 2018 13:04:07 WIB
Reporter : Temmy P.
Bersihkan Puing Gempa, Polri-TNI Kerahkan 80 Personel

Sumenep (beritajatim.com)--Aparat Kepolisian dan TNI menerjunkan 80 personel untuk membantu proses pembersihan puing-puing rumah warga yang terdampak gempa bumi.

"80 personel itu terdiri dari 50 anggota Polres Sumenep dan 30 anggota TNI. Mereka ke sini untuk membantu pembersihan rumah warga yang rusak terkena gempa," kata Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, Kamis (14/06/2018).

Pada Rabu (13/06/2018) pukul 20.06 WIB, warga Sumenep merasakan guncangan gempa. Berdasarkan rilis Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah III Denpasar, gempa tersebut terjadi sekitar 6 km timur laut Sumenep, dengan kedalaman 12 km. Kekuatan gempa tersebut 4,8 Skala Richter.

"Jumlah personel yang kami kerahkan mungkin tidak sebanding dengan jumlah rumah warga yang rusak. Kami mengalami keterbatasan personel karena bersamaan dengan pengamanan arus mudik di Pelabuhan Kalianget. Tapi akan kami upayakan ada tambahan personel yang membantu di lokasi korban gempa," ujarnya.

Gempa bumi yang terjadi di Sumenep merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal. Jenis gempa bumi seperti itu biasanya akibat patahan lokal Dari hasil pemodelan yang dilakukan BMKG, gempa tektonik yang dirasakan warga Sumenep tersebut tidak berpotensi tsuami

"Bantuan personel dari kami untuk sementara hanya bertugas membantu proses pembersihan. Mungkin setelah lebaran nanti personel kami akan membantu proses rehabilitasi rumah warga," terang Kapolres.

Berdasarkan data BPBD, jumlah rumah rusak akibat gempa sebanyak 60 rumah. Sebagian besar di Desa Bulak'an, Kecamatan Batuputih. Sedangkan di Kecamatan Dasuk 5 rumah, di Kecamatan Manding 1 rumah rusak. Dari 60 rumah tersebut, 9 di antaranya rusak berat. [tem/air]

Tag : gempa bumi

Komentar

?>