Sabtu, 23 Juni 2018

Cherly Diduga Jatuh dari Ketinggian 100 Meter Saat Terbang

Selasa, 12 Juni 2018 17:33:08 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Cherly Diduga Jatuh dari Ketinggian 100 Meter Saat Terbang


Malang(beritajatim.com)
- Seorang atlet paralayang junior, asal Jombang, Cherly Aurelia, (19) yang meninggal dunia saat terbang di Gunung Banyak, Kota Batu, pada Selasa, (12/6/2018) diduga terjatuh dari ketinggian 100 hingga 150 meter.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo menyebut dugaan itu berasal dari keterangan warga dilokasi yang melihat detik-detik korban akan terjatuh. Korban sendiri merupakan Warga Jatigedong, Ploso, Kabupaten Jombang.

"Dugaan penyebab kecelakaan latihan karena angin kencang yang membuat parasut korban tertutup. Akibatnya, korban terjatuh dari ketinggian sekitar 100-150 meter di bukit sekitar areal landing," kata Anton.

Rombongan atlet paralayang junior dari Kabupaten Jombang ini telah berlatih di Gunung Banyak, Kota Batu sejak Sabtu, (9/6/2018). Korban sendiri telah memiliki lisensi terbang paralayang sebagai atlet junior.

"Rombongan kurang lebih ada 10 atlet berlatih di Gunung Banyak dari Kabupaten Jombang. Korban sendiri sudah punya lisensi terbang paralayang atlet junior," ujar Anton.

Jenazah korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu untuk dilakukan autopsi. Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mendalami penyebab kecelakaan ini.

Sedangkan hasil identifikasi awal, korban mengalami luka pada bagian dada dan tulang belakang.

"Dari informasi yang kita himpun di lapangan, korban parasutnya sudah mengembang namun karena hembusan angin yang agak kencang membuat parasut ini colaps dan membuat korban jatuh. Terkait dengan kelalaian dari korban sendiri atau instruktur masih akan kita selidiki lebih lanjut," tandasnya. (luc/ted)  

Komentar

?>