Minggu, 19 Agustus 2018

Tubuh Hancur, Peti Jenazah Bomber Gereja Jadi Ringan

Kamis, 24 Mei 2018 15:54:20 WIB
Reporter : M. Ismail
Tubuh Hancur, Peti Jenazah Bomber Gereja Jadi Ringan

Sidoarjo (beritajatim.com) - Ada pengakuan menarik dari para pekerja pengusung jenazah teroris yang didatangkan oleh Dinas Sosial  Sidoarjo, Kamis (24/5/2018).

Ada beberapa pekerja mengaku berat tiga peti jenazah bomber dua gereja di Surabaya, tergolong ringan dibanding peti-peti jenazah terduga teroris lainnya.

Belum diketahui jelas, tidak beratnya tiga peti jenazah para bomber itu. Apa karena kondisi jenazah sendiri tidak utuh maupun lainnya, belum ada pernyataa maupun konfirmasi resmi dari pihak terkait.

"Tenan mas, enteng petine (sunggu ringan mas peti jenazahnya dibanding dengan peti jenazah teroris hari-hari sebelumnya," kata Li salah satu jasa pengubur di makam tersebut.

Ya, salah satu tenaga penggali kubur Makam Dinsos Kab. Sidoarjo yang juga pungusung peti jenazah terduga teroris mengakui hal sama yang dirasakan.

Bahkan kata Ya, teman-teman yang membawa peti jenazah dari mobil jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim jalannya sampai cepat menuju galian makam.

"Iya mas, petinya tadi kok terasa enteng, tidak berat seperti peti-peti jenazah terduga teroris lainnya yang juga dikubur disini sebelumnya," akunya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera menyatakan tes DNA baru selesai akibat tubuh bomber gereja Dita Oeprianto dan dua anaknya hancur akibat terkena ledakan bom bunuh diri. Sehingga pemakaman baru bisa dilaksanakan hari ini. (isa/ted)

Tag : bom surabaya

Komentar

?>