Rabu, 17 Oktober 2018

Seorang Pria Ditemukan Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Rabu, 23 Mei 2018 21:15:52 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Seorang Pria Ditemukan Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Bojonegoro (beritajatim.com) - Peristiwa nahas dialami Lasmo (65), warga Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang ditemukan tewas di saluran irigasi sekunder. Korban, diketahui tenggelam di Desa Sidobandung, tetangga desa setempat, Selasa (22/5/2018) sekira pukul 22.15 WIB. Korban ditemukan warga, berada kurang lebih satu kilometer dari saluran irigasi primer.

Kapolsek Balen, AKP Rasito menyatakan, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula, Selasa (23/5) sekira pukul 14.00 WIB. Adik ipar korban Sadi, (50) menemukan pakaian korban berada di pinggir saluran irigasi primer, yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari rumah korban.

"Korban diketahui sudah pikun dan sering meninggalkan pakaiannya di pinggir sungai. Kemudian oleh adik iparnya, pakaian korban tersebut dibawa pulang ke rumah, sambil memberitahu keluarga yang lain," kata AKP Rasito, Rabu (23/5/2018).

Sebelum pihak keluarga dan sejumlah warga sekitar mencari korban, lanjut Rasito, pihak keluarga curiga karena korban tidak terlihat saat menunaikan salat berjamaah seperti biasanya. Kemudian, dicari hingga ke desa tetangga, namun tidak kunjung diketemukan. Sehingga, pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut kepada kepala desa setempat.

Keluarga korban dibantu warga sekitar melaksanakan pencarian di sungai. Karena debit air saluran irigasi sedang tinggi, sehingga kepala desa setempat memerintahkan adik kandung korban bernama Yatin (48) membuka pintu air menuju arah Desa Sidobandung Kecamatan Balen, Bojonegoro. Setelah dilakukan pencarian oleh warga masyarakat bersama perangkat desa dan aparat, korban berhasil ditemukan dialiran irigasi sekunder tersebut.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah korban, kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," terangnya.

Selain itu, dia menuturkan, korban diperkirakan meninggal lebih dari tiga jam dalam keadaan telanjang. "Tidak terdapat bekas adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab, kematian korban murni karena tenggelam, karena korban tidak bisa berenang," jelasnya. [lus/kun]

Komentar

?>