Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Penahanan Terduga Teroris Bisa di Polsek dan Polres

Selasa, 22 Mei 2018 20:37:36 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Penahanan Terduga Teroris Bisa di Polsek dan Polres

Malang (beritajatim.com) - Safari Ramadan 1439 Hijriyah Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin meresmikan sejumlah program dan ruang kerja baru di Mapolres Malang, Selasa (22/5/2018).

Terkait penangan teroris di Jawa Timur, Kapolda mempersilahkan Densus 88 Anti Teror mencari tempat penahanan terduga teroris yang telah diamankan di Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk memberikan keamanan maksimal terhadap para terduga teroris tersebut.

"Polda Jatim dalam penahanan terduga teroris sebatas memberikan dukungan fasilitas saja. Dimana sejumlah ruang tahanan baik di Polda Jatim, Mako Brimob, atau Polres bahkan di Polsek di Jawa Timur bila dinilai Densus layak dijadikan tempat penahanan bisa saja digunakan. Jadi kami persilahkan Densus memilih lokasi penahanan yang menurutnya layak bagi terduga teroris di Jawa Timur ini," beber Machfud Arifin.

Kata Machfud, terpenting adalah, tahanan bagi terduga teroris tersebut memiliki security maksimal dan kuat dengan fasilitas CCTV yang bisa dijadikan tempat penahanan terduga teroris.

"Seperti ruang tahanan Mapolres Malang yang sudah direnovasi dan fasilitasnya sudah lengkap bisa saja dijadikan tempat penahanan terduga teroris oleh Densus," ucap Machfud Arifin.

Ia melanjutkan, pihaknya menunggu Densus 88 memilih dimana tempat tahanan yang dipilih untuk menahan terduga teroris. Tapi yang pasti,tempat penahanan tersebut dimungkinkan tidak jauh dari tempat penyidikan oleh Densus 88. Karena bagaimanapun, kalau tempat penahanan yang dipilih terlalu jauh dari lokasi pemeriksaan dipastikan akan tidak efektif.

"Terserah Densus menentukan tempat penahanan sesuai dengan keinginannya didasarkan sejumlah pertimbangan. Karena Densus yang menahan terduga teroris itu," Machfud Arifin mengakhiri. (yog/kun)

Tag : bom surabaya

Komentar

?>