Senin, 18 Juni 2018

Satpam Gereja Pantekosta Meninggal Kena Bom, Risma Pekerjakan Anak Giri

Sabtu, 19 Mei 2018 15:37:09 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Satpam Gereja Pantekosta Meninggal Kena Bom, Risma Pekerjakan Anak Giri
Tri Rismaharini Walikota Surabaya sedang melayat di rumah duka

Surabaya (beritajatim.com) - Kepedulian Pemkot Surabaya kepada para korban aksi teror biadab yang terjadi beberapa waktu yang lalu terbukti tidak pernah surut.

Kali ini, Sabtu (19/5/2018) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendatangi rumah duka korban jiwa atas nana Giri Catur Sungkowo.

Diketahui, almarhum Giri meninggal dunia pada Jumat (18/5/2018) malam di RSUD dr Soetomo setelah beberapa hari dirawat pasca menjadi korban dari aksi biadab yang dilakuka Dita Oeprianto.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser mengungkapkan bahwa kedatangan orang nomor satu di Pemkot Surabaya itu bertujuan untuk menyampaikan rasa belasungkawa secara langsung.

"Bu Wali Kota juga sangat prihatin dengan keadaan keluarga Giri, terutama dengan istri korban yang menangis dan masih syok atas kepergian suaminya," kata Fikser.

"Sehingga, Ibu nanti meminta untuk diadakan bantuan psikolog untuk mendampingi istri korban," tambahnya.

Lebih lanjut, Fikser juga menegaskan bahwa bantuan lainnya juga akan turut diberikan oleh Pemkot Surabaya.

"Seperti misalnya seluruh biaya pengobatan hingga proses pemakaman akan ditanggung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya," katanya.

"Ibu juga memerintahkan agar anak semata wayang almarhum agar bisa dipekerjakan di lingkungan Pemkot Surabaya," pungkas Fikser.

Untuk diketahui, almarhum Giri Catur Sungkowo merupakan satpam dari Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.

Di saat kejadian, Ia berupaya menghalau laju kendaraan berisi bom yang dikemudikan Dita Oeprianto yang menabrakkan pagar gereja.[ifw/ted]

Tag : bom surabaya

Komentar

?>