Sabtu, 22 September 2018

Teman Sebangku Anak Pelaku Teror Alami Trauma

Selasa, 15 Mei 2018 15:44:56 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Teman Sebangku Anak Pelaku Teror Alami Trauma

Surabaya (beritajatim.com) - Pemkot Surabaya akan membentuk trauma centre bagi seluruh korban akibat aksi teror bom di Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Bukan hanya bagi korban langsung dari teror itu, melainkan mereka yang juga korban tidak langsung seperti keluarga dan teman dari para pelaku.

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/5/2018). "Karena untuk menyembuhkan trauma ini tidak mudah. Banyak sekali korban yang menjadi trauma. Bahkan dari mereka yang sama sekali tidak berada di lokasi peledakan maupun keluarga pelaku," kata Wali Kota Risma.

Salah satu korban tidak langsung yang menderita trauma dari aksi biadab itu menurut Wali Kota Risma adalah teman sebangku dari salah satu anak pelaku bom bunuh diri yang juga turut tewas karena dibawa oleh orang tua mereka.

"Saya dapat informasi seperti itu. Teman sebangkunya ini jadi trauma. Terus nggak mau sekolah dan lain sebagainya. Karena takut dianggap teman dari pelaku atau apa. Itu saya dapat begitu," beber mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

"Padahal kan ini tidak begitu. Bisa saja temannya selama ini berkawan ya tidak tahu apa-apa karena ya biasa saja," tambahnya.

Lebih lanjut, pada kesempatan ini Wali Kota Risma membeberkan bahwa trauma centre yang akan dibentuk akan bekerjasama dengan beberapa pihak. "Karena ini tidak bisa kalau Pemkot sendirian, meskipun kita punya banyak psikolog. Ya salah satunya adalah dengan Universitas Airlangga," pungkas Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini. [ifw/kun]

Tag : bom surabaya

Komentar

?>