Sabtu, 23 Juni 2018

Bom Meledak di Tiga Gereja di Kota Surabaya

Pakai Bom Pinggang dan Bom Pangku, Pelaku Berasal dari Banyuwangi

Minggu, 13 Mei 2018 17:48:49 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Pakai Bom Pinggang dan Bom Pangku, Pelaku Berasal dari Banyuwangi

Surabaya (beritajatim.com) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Carnavian menyatakan jika ledakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) jalan Diponegoro Surabaya pelakunya adalah tiga orang.

Pelaku terdiri dari Puji Kuswati warga Banyuwangi dan dua anak perempuannya, yakni FS (12 tahun) dan FR (9 tahun). Ketiganya menggunakan bom yang diletakkan di pinggang (bom pinggang).

"Ini adalah ciri yang sangat khas karena yang rusak hanya bagian perut, sedangkan bagian atas dan bagian bawah masih utuh," ujarnya.

Sementara itu, ledakan bom yang ada di gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Ngagel Madya itu menggunakan bom pangku.

"Tapi masih belum mengetahui jenis bomnya karena pecah, tapi efek ledakannya besar dan dibawa dua orang dengan menggunakan sepeda motor. Ini adalah ciri khas bom yang digunakan untuk bunuh diri tapi jenis bomnya berbeda," ujarnya. [uci/but]

Tag : bom surabaya

Komentar

?>