Senin, 20 Agustus 2018

Bangkai Mobil Kecebur di Rolak Songo 6 Bulan Lalu Ditemukan

Kamis, 10 Mei 2018 13:49:42 WIB
Reporter : M. Ismail
Bangkai Mobil Kecebur di Rolak Songo 6 Bulan Lalu Ditemukan

Sidoarjo (beritajatim.com) - Diduga bangkai mobil Toyota LGX milik almarhum Supoidi (50) warga Gampingrowo Kecamatan Tarik yang pernah tercebur di DAM Rolak Songo saat bersama Helmi Abdillah (8) yang selamat pada 18 Desember 2017 lalu, akhirnya ditemukan warga pencari ikan, Rabu (9/5/2018) kemarin.

Informasi yang didapat beritajatim.com, bangkai mobil milik almarhum pertama kali diketahui oleh Agus, warga Desa Sebani Kecamata Tarik saat mencari ikan. Semula saksi mata turun ke sungai untuk mencari ikan dengan melemparkan jala.

Tiba-tiba alat pencari ikan milik Agus tersangkut di tengah sungai. Melihat jalanya tersangkut, Agus berenang ingin memastikan menyangkut apa jalanya tersebut.
"Tadinya usai jala saya lempar ke tengah, tiba-tiba menyangkut. Setelah saya pastikan ke tengah sungai, ternyata menyangkut di bangkai sebuah mobil," kata Agus bercerita di depan petugas, Kamis (11/5/2018).

Bangkai mobil yang ada di tengah sungai tersebut diduga milik Supoidi, warga Gampingrowo yang terjebur pada tahun lalu. Temuan Agus juga diberitahukan kepada warga dan berusaha melakukan upaya evakuasi secara manual atau alat seadanya sampai di pinggir daratan bebatuan dasar sungai.

Mobil rencananya akan diangkat ke atas daratan. Jika melalui peralatan tak memungkinkan, mobil akan dievakuasi dengan menggunakan mobil derek atau alat berat untuk mengangkat bangkai mobil tersebut.

Seperti diketahui, pada Senin (18/12/2017), korban bersama keponakannya (Helmi Abdullah red,) usai beli makanan di lokasi. Mobil korban saat parkir diatas tangkis sungai yang ada pembatas pagar besi ram-rama  ukuran kecil.

Seketika kedua penumpang masuk mobil, mesin mobil menyala, mobil lansung nyelonong nyemplung sungai dan jatuh ke sungai. Helmi saat itu terjebak dalam mobil, berhasil keluar didorong oleh pamannya tersebut dan berhasil ditolong warga menyebur ke sungai.

Sedangkan Supoidi masih terjebak dalam mobil dan ikut hanyut di pusaran bawah dam hingga mobil bolak-balik terkena atus deras air dam yang persis dibawah pintu dam ke dua dan ketiga. Setelahnya mobil tenggelam dan Supoidi hanyut terbawa atus air. Supoidi berhasil diketemukan setelah tiga hari kemudian dan kondisinya sudah meninggal. (isa/kun)

Komentar

?>