Rabu, 15 Agustus 2018

Diduga Kurang Hati-hati, ASN Tewas Tertabrak Panther

Senin, 07 Mei 2018 14:45:52 WIB
Reporter : Misti P.
Diduga Kurang Hati-hati, ASN Tewas Tertabrak Panther

Mojokerto (beritajatim.com) - Diduga kurang hati-hati, pengendara motor tewas tertabrak Isuzu Panther nopol L 1803 YV di Jalan Raya Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. 

Korban merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Budi Siswanto (54). Saat itu, korban warga Dusun Pudo RT 2/1 Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto mengendarai sepeda motor Mio merah nopol S 6744 VH berjalan dari arah Barat ke timur.

Korban hendak mendahului kendaraan truk tangki Nopol W 8245 UN yang kemudikan oleh Maqinul Amin. 

Diduga karena kurang cukup ruang dan hati-hati sehingga korban tertabrak kendaraan Isuzu Panther nopol L-1803-YV yang berjalan berlawanan arah. Tubuh korban yang mengonceng anak korban, Ragil Agustin Wijaya jatuh ke kiri dan langsung terlindas truk tangki yang berada di belakangnya.

Kanit lantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Karen mengatakan, korban langsung tewas di lokasi terlindas truk. "Korban merupakan guru di SDN Kedundung III, Kota Mojokerto, sementara anak korban selamat dan menjalani perawatan di RSUD Basoeni," ungkapnya, Senin (7/5/2018). 

Masih kata Karen, mobil Isuzu Panther nopol L 1803 YV yang terlibat kecelakaan melarikan diri. Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.[tin/ted]

Komentar

?>