Senin, 15 Oktober 2018

Duh Gusti, Tukang Adzan di Wonokasian Diduga Nekat Gantung Diri

Rabu, 02 Mei 2018 18:47:25 WIB
Reporter : M. Ismail
Duh Gusti, Tukang Adzan di Wonokasian Diduga Nekat Gantung Diri

Sidoarjo (beritajatim.com) - Warga RT 07 RW 02 Desa Wonokasian Kecamatan Wonoayu dibuat terbelalak oleh perbuatan H. Duladji (75), tukang adzan di musholla setempat. Hampir semua warga mengaku kaget dengan aksi nekat Duladji yang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Rabu (2/5/2018).

Aksi mengenaskan itu dilakukan oleh korban di samping dapur rumahnya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Jazad korban pertama kali diketahui oleh Khosiah (65), istrinya yang hendak ke belakang rumah.

Khosiah kaget melihat suaminya sudah tak bernyawa dalam kondisi gantung diri tersebut. Khosiah pun teriak menangis histeris dan minta tolong ke warga. Warga yang mendengar suara teriakan Khosiah langsung berdatangan ke rumah korban.

Oleh warga, jazad korban yang terikat tali tampar itu langsung diturunkan, dan pihak aparat desa melaporkan kejadian itu Polsek Wonoayu. "Setelah mendapat informasi itu, kami langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP," kata Kapolsek Wonoayu AKP A. Agung Gede Putra.

Dia menambahkan, dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, dan dugaannya korban murni melakukan bunuh diri. Oleh karena itu, pihak keluarga korban tidak menghendaki korban di visum. "Korban langsung kami serahkan ke keluarga korban untuk segera dilakukan pemakaman," tukasnya.

Warga setempat hampir kebanyakan menyatakan selama hidup, korban dikenal orang baik, rutin ke musholla untuk adzan saat waktu shalat tiba. "Orangnya itu baik, bahkan setiap kali memasuki waktu sholat, dia yang selama ini adzan di musholla," kata tetangga korban. (isa/kun)

Komentar

?>