Rabu, 23 Mei 2018

Chek In di Hotel, Pria Ini Meninggal Akibat Serangan Jantung

Kamis, 26 April 2018 09:39:43 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Chek In di Hotel, Pria Ini Meninggal Akibat Serangan Jantung

Kediri (beritajatim.com) - Satuan Reserse Kriminal Polresta Kediri menyelidiki kematian mendadak pengunjung Hotel Crown di Jalan Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri, Rabu (25/4/2018) pagi. Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah kencan seorang seorang perempuan kenalannya.

"Kami memintai keterangan dari para saksi diantaranya, teman perempuan korban, respsionis dan keluarganya, untuk mengetahui penyebab pasti kematian," kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, Kamis (26/4/2018).

Data yang dihimpun beritajatim.com menyebutkan, korban berinisial MJ (52) asal Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri janjian bertemu dengan perempuan kenalannya UM (49) di Simpang Empat Jongbiru, Kecamatan Gamprengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

Setelah menjemput UM, asal Karangrejo Selatan RT 03/07 Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, kemudian mereka berdua menuju ke Hotel Crown.

Sekitar 1,5 jam kemudian keduanya masuk ke hotel. Mereka kemudian chek in menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik UM.

Selanjutnya, mereka diantar oleh petugas hotel ke kamar yang dipesan. Sekitar 30 menit di dalam kamar, korban kemudian duduk di tempat tidur.

Dia mengeluh dadanya sesak dan nafasnya tersengal-sengal kepada teman wanitanya. Merasa kebingungan UM kemudian memanggil resepsionis Hotel Crown, Murniati.

Resepsionis hotel lantas memanggil seorang tukang becak untuk membawa korban ke RS DKT Kota Kediri.
Sesampainya di RS DKT, sekitar pukul 09.30 WIB tim medis memeriksa kondisi korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia.

UM lalu menghubungi isteri korban dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kediri Kota. Akhirnya polisi datang ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi korban serta melakukan olah TKP di Hotel Crown.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim identifikasi Polresta Kediri, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan penyakit jantung.

Hal tersebut diperkuat oleh keterangan dari keluarganya, bahwa korban seorang perokok berat dan memiliki riwayat penyakit jantung. Keluarga mengakui, apabila korban sudah pamit istrinya saat ingin menemui UM, perempuan kenalannya.

"Dikarenakan menurut pihak keluarga atau ahli waris bahwa korban sebelumnya memiliki riwayat sakit jantung, serta pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan, maka pihak keluarga membuat surat permohonan dan pernyataan agar tidak dilakukan outopsi," imbuh petugas.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak menuntut pada pihak manapun. Maka selanjutnya jenasah korban setelah di visum di serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. [nng/suf]

Tag : tewas

Komentar

?>