Selasa, 11 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Bercermin dari Peristiwa Jembatan Ambruk

Pemprov Jatim Akan Cek Semua Konstruksi Jembatan

Selasa, 17 April 2018 14:04:17 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Pemprov Jatim Akan Cek Semua Konstruksi Jembatan

Surabaya (beritajatim.com) - Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim Gatot Sulistyo Hadi menegaskan jembatan Widang-Babat yang ambruk di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Selasa (17/4/2018) hari ini adalah milik nasional. Jembatan itu bukanlah milik pemprov.

"Bercermin dari runtuhnya Jembatan Cincin itu, pemprov akan mengecek semua konstruksi dan melakukan pemeliharaan rutin pada jembatan provinsi, sekalipun setiap tahunnya kami selalu mengecek kondisi masing-masing jembatan," tegasnya saat dikonfirmasi beritajatim.com.

Menurut pejabat yang murah senyum ini, pengecekan kondisi jembatan secara rutin sangatlah penting, agar peristiwa ambruknya jembatan tidak terulang di masa mendatang yang sangat membahayakan pengguna jalan.

Dia menjelaskan bahwa jembatan milik provinsi ada sebanyak 995 buah sepanjang 10.870 meter, dengan kondisi layak semua.

Diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban bersama dengan angota TNI telah berhasil melakukan evakuasi terhadap satu korban yang terjepit akibat ambruknya jembatan Widang-Babat, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Selasa (17/4/2018).

Korban ditemukan dalam posisi terjebak di dalam kabin kendaraan dump truk yang mengangkut pasir itu. Sedangkan satu korban lain sudah dipastikan masih terjebak dan terjepit di dalam kendaraan yang mengalami kerusakan parah itu.

"Yang sudah dapat dipastikan dua korban yang meninggal dunia. Satu korban sudah berhasil dievakuasi dan satunya belum," terang AKBP Sutrsino HR, Kapolres Tuban saat berada di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, satu korban yang ditemukan itu merupakan pengemudi dari dump truk Varia Usaha yang mengangkut pasir. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena korban berada di dalam kabin truk yang tertimpa kendaraan lain.

"Kita masih terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan evakuasi. Kalau jumlah semua korban masih belum diketahui secara pasti," tambahnya. [tok/but]

Komentar

?>