Selasa, 24 April 2018

Mahasiswa Tewas Tabrak Truk, Begini Kronologinya

Jum'at, 13 April 2018 22:45:03 WIB
Reporter : M Muthohar
Mahasiswa Tewas Tabrak Truk, Begini Kronologinya

Tuban (beritajatim.com) - Seorang mahasiswa tewas dengan kondisi mengalami luka parah setelah mengalami kecelakaan dengan menabrak truk diesel di jalan provinsi tepatnya di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupten Tuban, Jumat (13/4/2018).

Korban tewas dalam kecelakaan maut itu adalah Moch Sholichan (23), mahasiswa asal Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Diduga mahasiswa itu berjalan dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa mengendalikan sepeda motor yang dikendarainya.

Kecelakaan di jalur penghubung antara Tuban-Bojonegoro itu berawal dari Sholichan mengendarai sepeda motor Scoopy S 2699 AS. Mahasiswa yang hanya seorang diri itu berjalan dari arah timur dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului sepeda angin. "Saat mendahului sepeda angin korban itu terlalu bergerak ke kanan. Sehingga masuk jalur kanan," kata IPTU Nungki Sambodo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban.

Apesnya, ketika itu dari arah berlawanan melaju kendaraan truk diesel dengan nopol K 1604 WC. Mahasiswa asal Bojonegoro itu kemudian menabrak bagian samping dari truk yang dikemudikan oleh Yusuf Efendi (42), warga Jepara, Jawa Tengah dan mengalami luka parah pada bagian kepalanya. "Benturan yang keras membuat pengendara sepeda motor itu mengalami luka parah. Akibatnya korban langsung meninggal dunia di TKP," ungkapnya.

Jenazah dari korban kecelakaan langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum. Selanjutnya, petugas kepolisian yang tiba di lokasi mengamankan barang bukti dari kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut. "Kita sudah melakukan olah TKP dan juga mencari keterangan para saksi. Barang bukti sudah diamankan untuk proses lebih lanjut," pungkasanya.[mut/kun]

Komentar

?>