Senin, 16 Juli 2018

Ra Lilur Pamit Tidur Sebelum Wafat

Rabu, 11 April 2018 16:59:40 WIB
Reporter : Zamachsari
Ra Lilur Pamit Tidur Sebelum Wafat
Foto: Istimewa/ google

Bangkalan (beritajatim.com) - KH Kholilurrahman atau Ra Lilur cicit dari Waliyullah Syaichona Mohammad Cholil bin Abd Latif Bangkalan, Madura, ulama yang terkenal nyentrik itu menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 22:00 WIB, Selasa (10/4/2018) malam. Kabar kematian Ra Lilur cukup menggemparkan pulau garam. Sebab sebelumnya tidak ada kabar yang menjelaskan Ra Lilur sakit.

Ra Imam, Sapaan KH. Imam Buchori yang merupakan kerabat Ra Lilur menuturkan, bahwa sebelum Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya, sempat meminta Agar lampu di dalam kamarnya dimatikan. Dia juga meminta agar ditinggalkan sendiri karena berdalih ingin tidur.

"Minta tidur, Man (Paman, red), menyuruh Bik Mus mematikan semua lampu dan ditutup di tempat ini. Karena terlalu lama (tidur, red) dan tidak bergerak, Bik Mus langsung nelpon Bir Aly, dan Bir Aly nelpon saya, ternyata sudah meninggal pukul sepuluh tadi, Man," kata KH Imam kepada KH Zubair dengan bahasa Madura.

Kepergian Ra Lilur meninggalkan duka yang mendalam, terutama di kalangan masyarakat Madura yang memang mengagumi sosoknya."Kita kehilangan satu lagi seorang Ulama panutan di Madura," ujar salah seorang yang ada dilokasi pemakaman

Pantauan di lokasi, ribuan warga berkumpul untuk mengantar janazah ulama Khos Madura itu ke tempat tempat peristirahatan terakhir di pemakaman Komplek Masjid Syaikhona Kholil, Martajasah, Bangkalan. Janazah diberangkatkan dari rumah Ra Bir Aly Demangan, tampak berbaur beberapa tokoh seperti Drs.H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan kerabat keluarga almarhum. [sar/but]

Komentar

?>