Sabtu, 20 Oktober 2018

Terungkap! Seorang Ibu Pembuang Bayi Diringkus

Kamis, 29 Maret 2018 14:43:50 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
 Terungkap! Seorang Ibu Pembuang Bayi Diringkus

Bojonegoro (beritajatim.com) - Jajaran Kepolisian Polres Bojonegoro mengamankan pelaku penelantaran seorang bayi perempuan di sungai Dusun Kedunggureh, Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Pelaku diamankan di rumahnya, kemarin.

Pelaku merupakan ibu kandung bayi yang berusia baru tiga hari itu. Pelaku berinisial LA (31) yang rumahnya hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pembuangan bayi.  Pelaku mengaku membuang bayinya karena takut dengan suaminya.

Meskipun, dia mengaku anak tersebut juga merupakan hasil hubungan dengan suaminya sendiri. "Suami sebenarnya belum niat memiliki anak lagi," ujarnya, Kamis (29/3/2018).

Pelaku mengaku melahirkan bayinya pada Senin (26/3) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kemudian keesokan harinya, sekitar pukul 04.00 WIB, dibuang di tepi sungai. 

Dia melahirkan sendiri tanpa bantuan medis. Kemudian mengubur ari-arinya dibawah tempat tidur."Saya buang (bayi) ditepi sungai, biar ditemukan orang lain dan dirawat," jelasnya.

Dia mengaku tidak berniat menelantarkan dan membunuh bayinya. Namun, karena takut dengan suami dan masyarakat sehingga dia membuangnya. Suaminya kini berada di Malaysia. Dia bekerja sejak sembilan bulan lalu.

Kemungkinan, lanjut dia, sebelum suaminya berangkat ke luar negeri dia sudah dalam kondisi hamil. "Tidak pernah saya periksakan," ungkapnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pengungkapan pelaku penelantaran bayi tersebut atas penyelidikan yang dilakukan jajaran Polres Bojonegoro. 

"Pengungkapan dari pengumpulan keterangan dari saksi-saksi, yang mengarah kepada pelaku" jelasnya.

Awalnya, kata Kapolres, pelaku sebelumnya tidak mengakui perbuatannya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis diketahui adanya tanda-tanda bekas melahirkan. Di rumah pelaku, juga ditemukan beberapa barang bukti berupa popok bayi dan ari-ari yang sudah dikubur.

"Setelah ditemukan beberapa bukti akhirnya dia mengaku, dan menurutnya anak itu merupakan hasil hubungan dengan suaminya sendiri," jelasnya.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76b dan atau 76c Jo Pasal 77b dan atau Pasal 80 ayat 1 dan 4 UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dengan denda Rp100 juta. [lus/ted]

Tag : bayi dibuang

Komentar

?>