Kamis, 21 Juni 2018

Selfie di Tepi Kolam, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Selasa, 13 Maret 2018 00:17:54 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Selfie di Tepi Kolam, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Surabaya (beritajatim.com) - Kolam Angsa Pakuwon Indah Villa Bukit Regency lontar, Kecamatan Sambikerep Surabaya, menjadi tempat terakhir bagi Tomi Oktavian, warga Pakis Tirto sari Gg 10 B No. 7E Sawahan Surabaya.

Sebab pemuda 15 tahun yang masih duduk dibangku SMP Gema 45 kelas VIII ini sekitar pukul 16.30 WIB ditemukan meninggal karena tenggelam di kolam angsa tersebut.

"Korban waktu itu berfoto ria atau Selfie bersama teman-temannya, namun HP yang dipakai foto itu terjatuh ke kolam," kata Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto, saat dikonfirmasi.

Ketika mengetahui HP milik temannya, yakni Aryen (15) jatuh, korban dengan reflek memasukan tangannya ke dalam kolam. Namun apes, korban terpeleset dan tercebur kolam tersebut. Tomi sempat melambaikan tangan meminta tolong. Karena yang bersangkutan tidak bisa berenenang. Kemudian Aryen menyusul dan berusaha menolong.

Namun lagi-lagi, dia justru tenggelam. Saat itu, teman korban yang lain bernama Maulana Luthfi (14) warga Kembang Kuning Keramat 1 No.16 kec Sawahan Surabaya, berusaha menolong dengan menarik tangan Aryen. Tapi Maulana juga ikut tercebur. "Ternyata tiga pemuda yang tercebur kolam itu tidak bisa berenang," lanjutnya.


Akhirnya satu rekan korban bernama Zakaria (14) warga Dukuh Kawal GG 4 No.27, berusaha menolong masuk ke kolam. Namun tak membuahkan hasil. Giliran teman korban lagi bernama Wahyu Saputra (15), langsung masuk kedalam kolam hingga berhasil menolong Aryen.

Sementara rekan korban lainnya pergi meminta bantuan kepada Satpam yang berada di Pos sekitar lokasi. "Lalu, satpam Adi Sutikno membantu menolong kedua orang anak yang saat itu terlihat mengapung sambil megap-megap minta bantuan," jelaskan perwira satu melati di pundak ini.

Dua korban yang ditemukan itu adalah Zakaria dan Maulana. Sementara Tomi belum juga muncul di permukaan kolam. Pencarian kembali dilakukan. Nah, sekitar setengah kemudian, Satpam Adi berhasil menemukan korban.

Saat dibawa ke tepi kolam, kondisi Tomi tidak bernafas lagi. Selanjutnya, peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi. "Laporan itu kami tindaklanjuti dengan mendatangkan Tim Inafis Polrestabes Surabaya. Kini jenazah berada di kamar mayat RSUD dr Soetomo," pungkasnya. [gil/suf]

Komentar

?>