Senin, 22 Oktober 2018

Tiga Korban Kecelakaan Laut Sapeken Dirujuk ke Bali

Jum'at, 09 Maret 2018 20:58:18 WIB
Reporter : Temmy P.
Tiga Korban Kecelakaan Laut Sapeken Dirujuk ke Bali

Sumenep (beritajatim.com) - Tiga korban dalam kecelakaan laut perahu pengangkut santri di Perairan Pulau Saredeng Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bali.

"Awalnya tiga korban itu dirawat di Puskesmas Sapeken. Tetapi karena dinilai perlu ada penanganan lebih intensif, maka korban dirujuk ke rumah sakit di Bali," kata Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, Jumat (09/03/2018).

Sebuah perahu kayu 'Kota Baru' milik Sahrudin, warga Desa Sapeken, mengalami kecelakaan laut pada Kamis (08/03/2018). Para penumpang perahu yang sebagian besar merupakan ustad dan santri itu berangkat dari pinggir pantai Dusun Bukut, Desa Sapeken hari Kamis, pada pukul 14.15 WIB, akan menuju Desa Tanjung Kiaok, Pulau Sepanjang, untuk mengikuti pengajian.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 mil atau 45 menit, tepatnya di sebelah barat Pulau Saredeng Besar, Desa Saseel, perahu miring ke kiri akibat cuaca buruk. Akibatnya, sebagian penumpang terutama yang duduk di sebelah kiri, jatuh tercebur ke laut.

"Tiga penumpang yang sekarang dirujuk ke rumah sakit di Bali informasinya masih punya hubungan kekerabatan," ujar Kapolres.

Perahu dengan ukuran panjang 13,3 meter dan lebar 2 meter itu mengangkut 33 penumpang, dan 1 juru mudi. Dari 33 penumpang, 27 diantaranya merupakan santri Pondok Pesantren Abu Hurairah, dan 4 lainnya adalah ustad atau guru pendamping santri. Para santri tersebut masih duduk di bangku MTs dan MA.

Dalam musibah itu, 4 penumpang hilang, 1 meninggal, dan 29 lainnya selamat. Empat penumpang yang belum ditemukan itu adalah Maya Puspita Dewi (16), Nur Khalik Mahmudi (16), Nur Fadilah (16), dan Fathul Arifin (16). Semuanya merupakan warga Sapeken dan tercatat sebagai siswa kelas X MA di Pondok Pesantren Abu Hurairah.

"Penumpang selamat dan harus dirawat di Puskesmas Sapeken awalnya 12 orang. Tetapi 4 orang sudah diperbolehkan pulang, 5 orang masih dirawat, dan 3 orang dirujuk ke Bali," terang Kapolres.

Kecamatan Sapeken merupakan salah satu kecamatan Kepulauan di Kabupaten Sumenep. Di wilayah kecamatan Sapeken, terdapat cukup banyak pulau-pulau kecil lagi. Untuk menyeberang ke pulau-pulau kecil, harus menggunakan perahu rakyat.

Dalam kondisi cuaca normal, untuk sampai di Pulau Sapeken dari Pelabuhan Kalianget memerlukan waktu 12 jam perjalanan laut. Sedangkan dari Pulau Sapeken menuju Bali memerlukan waktu 8 jam perjalanan laut. [tem/but]

Komentar

?>