Selasa, 11 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Keluarga Minta Polisi Usut Penemuan Motor Sport Ihwan di Ngingas Waru

Minggu, 25 Februari 2018 23:05:37 WIB
Reporter : M. Ismail
 Keluarga Minta Polisi Usut Penemuan Motor Sport Ihwan di Ngingas Waru

Sidoarjo (beritajatim.com) - Sebelum meninggal,  Ahmad Ihwanussabara (32) pemuda ganteng asal Dusun Pager Desa Sawotratap Gedangan atau pemilik motor sport jenis Yamaha R15 Nopol W 4717 QL dikenal pekerja keras.

Selain itu Ahmad Ihwanussabara yang motor sportnya kena kail anak-anak sedang mancing di saluran air Jalan Kol Sugiono Ngingas  Waru dikenal anak yang perhatian terhadap orang tua. 

Bahkan sebelum kejadian, korban diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal pada Juli 2017.

Nur Romlah ibunya pernah bermimpi bertemu dengan ayah korban dan Ihwan di kejar-kejar orang yang berperangai jahat. 

Bahkan mimpi itu juga diceritakan oleh Romlah kepada anaknya saat masih hidup dulu. "Nak kamu itu dalam bekerja kok sangat giat, pulang malam. Kalau kemalaman, tidur saja di rumah teman, tidak apa-apa," kata Romlah menceritakan, Minggu (25/2/2018).

Namun jawaban Ihwanussabara, ia mesti harus pulang meski kerja sampai larut malam. Karena selalu ingat ibunya dirumah. "Meski malam, saya akan pulang bu. Saya tidak mau jauh dari ibu, saya ingin terus menemani ibu di rumah usai pulang kerja," terang Romlah menirukan jawaban almarhum saat itu.

Gita keponakan korban, juga merasa lega motor Yamaha R15 bernopol W 4717 QL di temukan di saluran air Desa Ngingas, Waru. 

Dan ini dinilainya membuka teka-teki kejadian yang menimpa saudaranya. "Saya ingin sekali terungkap kasus yang menimpa keponakanku yang sehari-hari menjadi pegawai perusahaan di bidang properti itu," harap Gita.

Selama hidup, nilai Gita, Ihwan adalah pemuda yang baik. Kepada orang tua selalu taat, kepada saudara dan orang lain, termasuk tetangga juga baik. "Orangnya baik, tidak punya musuh. Salah apa sampai tega begitu orang yang menculik dan menganiaya itu," imbuhnya keheranan. 

Gita jelas terlihat menyembunyikan kesedihan. Beberapa kali dia berhenti berbicara untuk menenangkan hatinya. "Memang almarhum selama ini pulangnya selalu larut malam,” ucapnya.

Kepada keluarganya, korban hanya menceritakan saat itu pulang kerja. Dia baru saja menemui kliennya di Surabaya. "Tidak tahu dimana, seingatnya tiba-tiba di dalam mobil," ujarnya.

Motor Ihwan dikendarai pelaku lain membuntuti mobil. Dia lantas diturunkan di sekitar saluran air Desa Ngingas tempat motornya ditemukan Sabtu (24/2/2018) kemarin. (isa/ted)

 

Tag : kecelakaan

Komentar

?>