Jum'at, 21 September 2018

Polresta Kediri Gelar Raka Ulang Adegan Teror di Ponpes Al Falah Versi Pelapor

Sabtu, 24 Februari 2018 00:49:04 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Polresta Kediri Gelar Raka Ulang Adegan Teror di Ponpes Al Falah Versi Pelapor

Kediri (beritajatim.com) - Polresta Kediri melakukan reka ulang adegan teror di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jumat (22/2/2018) sore.

Pihak keamanan menutup jalur alternatif penghubung Kediri - Tulungagung untuk sementara waktu, selama proses rekonstruksi berlangsung. "Rekonstruksi ini kami laksanakan berdasarkan keterangan dari Riyanto, sebagai saksi pelapor dalam BAP," kata Kapolresta Kediri, AKBP Anton Haryadi.

Rekonstruksi melibatkan para anggota Polresta Kediri sebagai korban yaitu Riyanto, salah seorang keamanan dan juga terduga pelaku. Adegan pertama menunjukkan aksi tiga orang pelaku yang melumpuhkan Riyanto di tepi jalan gang, Senin (19/2/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Awalnya, Riyanto menyeberang jalan, didatangi dua orang pria yang belum dikenal. Kedua terduga pelaku berbadan tinggi besar. Satu lagi pelaku berada di seberang jalan menanyakan kediaman salah seorang kiai.

Pelaku dua menodongkan pisau ke arah pinggang korban, sedangkan pelaku satu menarik tangan kiri Riyanto ke arah belakang, dengan menyuruh menunjukkan keberadaan salah satu kiai yang dicari, karena akan dibunuh.

Adegan selanjutnya, pelaku mengibaskan sapu tangan ke wajah Riyanto. Setelah menerima kibasan sapu tangan tersebut, korban langsung tidak berdaya dan lemas.  Sehingga dia tidak mengetahui keberadaan ketiga pelaku.

Adegan lainnya Riyanto hendak melapor ke kediaman kiai. Tetapi belum sempat melapor, datang seorang pria yang diidentifikasi bernama Abdul Azis menemui kiai di pondok itu.

Setelah berpamitan pulang, Azis diberi uang saku sebesar Rp 100 ribu. Tetapi dalam perjalanan, dia diamankan oleh keamanan pondok karena diduga sebagai salah satu dari tiga pelaku yang telah melakukan aksi teror, sebagaimana penjelasan Riyanto.

Kapolresta Kediri menambahkan, dari hasil reka ulang adegan sesuai keterangan Riyanto ini akan dijadikan bahan untuk gelar perkara internal. Pihaknya berjanji akan segera mengungkap fakta yang sebenarnya dalan rangkaian peristiwa yang dianggap teror ini.

Diakui Kapolresta, pihaknya telah mengamankan Abdul Azis, asal Situbondo yang sebelumnya diamankan keamanan ponpes karena tuduhan sebagai pelaku dugaan teror. Azis telah dibawa ke Polda Jatim guna dilakukan serangkaian pemeriksaan. Sementara itu dari hasil tes psikologi, dia dinyatakan waras.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan rekaman camera CCTV di seputaran Ponpes Al Falah. Tidak hanya satu rekaman CCTV, melainkan ada lima unit yang akan dijadikan sebagai barang bukti.

Keterangan Riyanto akan dikonfrontirkan dengan keterangan saksi-saksi lainnya dan Abdul Azis. Selain itu, keterangan tersebut juga akan dirunut dengan rekaman CCTV.

Namun demikian, pihak kepolisian juga akan mendatangkan saksi ahli IT yang akan menjelaskan mengenai isi rekaman CCTV itu. Juga saksi ahli yang akan membaca gestur tubuh saksi di dalam rekaman.

Kapolresta Kediri kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Dia berharap situasi keamanan di wilayah hukum Polresta Kediri tetap aman dan kondusif. [nng/suf]

Tag : penyerangan

Komentar

?>