Sabtu, 23 Juni 2018

Lima Kecamatan di Bojonegoro Terdampak Banjir Bengawan Solo

Jum'at, 23 Februari 2018 12:03:58 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Lima Kecamatan di Bojonegoro Terdampak Banjir Bengawan Solo

Bojonegoro (beritajatim.com) - Lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro mulai terdampak luapan Sungai Bengawan Solo. Banjir luapan diperkirakan akan terus mengalami kenaikan dan meluas. 

Lima desa yang saat ini sudah terdampak yakni, Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Desa Mojo, Kecamatan Kalitidu, Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Kota, Desa Bogo, Kecamatan Kapas, dan Desa Piyak, Kecamatan Kanor. "Jika sudah memasuki siaga merah, ada enam kecamatan dan 23 desa yang terdampak," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo, Jumat (23/2/2018).

Penyumbang terbesar banjir air Bengawan Solo dari wilayah Dungus, Kabupaten Ngawi. Di wilayah dungus aliran sungai berasal dari Kabupaten Magetan, Ponorogo, Madiun dan Ngawi. "Sekarang wilayah Dungus sudah siaga merah. Sampai Bojonegoro diperkirakan 30 jam," ujar Andik. 

Sekadar diketahui, pada pukul 11.00 WIB, trend muka air di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, dititik 14.78 peilschaal. Naik dari sebelumnya pada pukul 10.00 WIB di titik 14.74 peilschaal.

Beberapa warga di Kelurahan Ledok Wetan kini sudah mengungsi di Gedung Serba Guna, Kelurahan Ledok Wetan. Sesuai pengalaman banjir sebelumnya, jika terjadi siaga tiga, sekitar 1.100 jiwa akan mengungsi. Sementara di Ledok Kulon ada sekitar 200 jiwa. [lus/ted]

Komentar

?>