Jum'at, 21 September 2018

Tanah Longsor Timbun Dua Rumah di Kabupaten Kediri

Jum'at, 23 Februari 2018 00:07:51 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Tanah Longsor Timbun Dua Rumah di Kabupaten Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Tanah longsor terjadi Dusun Belo, Desa Parang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (22/2/2018). Tebing setinggi enam meter dengan luas sembilan meter runtuh.

Material longsor menimbun rumah Kasrin (60) warga Dusun Belo di RT 2 / RW 1. Akibatnya perabot rumah, mulai dari TV, magic com, DVD player dan almari terkubur.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah tanah longsor di Dusun Belo, Desa Parang ini. Hanya kerusakan bangunan rumah berikut perabotan di dalamnya," kata Kasie Humas Polsek Banyakan, Aiptu Giyat.

Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur semalaman. Tebing di atas rumah warga runtuh disebabkan adanya erosi oleh air hujan.

Beruntung, penghuni rumah bergegas menyelamatkan diri. Sehingga, tidak sampai jatuh korban. Kepolisian bersama TNI, BPBD Kabupaten Kediri dan warga bekerja bakti membersihkan material longsor.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agatha mengaku, longsor yang terjadi di Dusun Belo, Desa Parang, Kecamatan Banyakan mengakibatkan dua rumah warga terdampak. Satu rumah mengalami kerusakan sedang dan satu lainnya mengalami kerusakan ringan.

"BPBD telah melakukan assessment di lokasi, memberikan bantuan sembako, terpal, selimut dan selanjutnya akan diberikan bantuan rehab," kata Randy.

Selain di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Semen. Jalan menuju sekolah TK Darma Wanita 1/SD Joho 1 juga runtuh. Lokasi longsor berada di  RT 3/ RW 3 Desa Joho. Pihak terkait langsung melakukan upaya penanganan. [nng/suf]

Tag : longsor

Komentar

?>