Senin, 23 Juli 2018

Tim Pencari Korban Tenggelam di Sungai Mancaan Alami Kesulitan

Rabu, 21 Februari 2018 23:49:33 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Tim Pencari Korban Tenggelam di Sungai Mancaan Alami Kesulitan

Ponorogo (beritajatim.com) - Delapan relawan yang turun mencari korban tenggelam, Sasmi (24), warga Desa Kwajon, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo mengalami kesulitan. Padahal tim relawan sudah menurunkan perahu karet di Sungai Mancaan, Dusun Mancaan, Kelurahan Paju.

"Banyak sampah yang ada di Sungai Mancaan. Jadi saat kami melintas sampah menghalang-halangi kerja kami dan laju perahu karet," kata salah satu relawan, Parbo Hadi, Rabu sore.

Akibat hadangan sampah, mesin perahu karet sempat macet. Karena sampah masuk ke mesin tersebut dan membuatnya berhenti. "Selain itu arus juga cukup deras. Jadi ketika kami melintas, arus datang. Bukan hanya arus tapi juga sampah yang menumpuk," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, niat hati ingin menolong temannya yang tenggelam di sungai Mancaan, Dusun Mancaan, Kelurahan Paju, seorang pemuda di Ponorogo tenggelam belum ditemukan.

Kejadian ini berawal Samsi bersama tiga temannya, Wedi Wicaksono (19), Irul (25) dan Nur Safari (24), ketiganya warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.

Saat memancing, Wedi terlebih dahulu tenggelam. Samsi berusaha menolong. Namun, malah celaka dan tenggelam. "Tadi sekitar pukul 15.00 wib lebih sedikit ada laporan orang tenggelam. Namun warga sekitar berusaha menolong," kata Kepala Dinsos Ponorogo, Sumani, Rabu (21/2/2018). [mit/suf]

Komentar

?>