Jum'at, 21 September 2018

KH Miftachul Akhyar: Kenapa Orang Gila Bisa Diremot?

Rabu, 21 Februari 2018 17:39:07 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
KH Miftachul Akhyar: Kenapa Orang Gila Bisa Diremot?
Wakil Rais Am PBNU, KH Miftachul Akhyar saat diwawancarai wartawan. [Foto: Uciek/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)--Fenomena penyerangan pada tokoh agama dan simbol keagamaan yang dilakukan orang yang mengalami gangguan jiwa juga ditanggapi Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, saat menggelar silaturahim dengan Wakapolri dan jajaran di Polda Jatim, Rabu (21/2/2018).

Menurut Kiai Miftachul, kiai idak ada masalah atau pengaruh dengan adanya isu penyerangan tersebut. Sebab, kiai memiliki ketenangan dan kepasrahan yang total sehingga membuat kedamaian di Masyarakat.

"Dengan adanya isu seperti ini, maka kiai mendinginkan santri. Karena santri tidak ingin kiainya tergores sedikit pun. Dan kiai memberi pemahaman bahwa semua isu itu harus diklarifikasi," ujarnya.

Terkait para pelaku yang diindikasikan orang gila, Kiai Miftachul mengaku punya cara sendiri untuk menangani. Memang, menurutnya, ada kejanggalan kenapa orang gila bisa diremot. Karena itu, tentunya itu tidak berdiri sendiri, namun pihaknya menyerahkan kepada petugas yang lebih mengetahui bagaimana solusinya.

Terkait pengamanan di pondok pesantren, menurut Kiai Mictachul, dengan adanya masalah seperti ini, secara otomatis para santri akan mengamankan dan menjaga kiainya. [uci/air]

Tag : penyerangan

Komentar

?>