Kamis, 20 September 2018

Pencarian Anggota Banser NU Pacitan Terkendala Ombak Ganas

Selasa, 20 Februari 2018 18:04:23 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Pencarian Anggota Banser NU Pacitan Terkendala Ombak Ganas

Pacitan (beritajatim.com) - Pencarian korban kecelakaan laut di pantai selatan Pacitan sampai Selasa (20/2/2018) masih nihil. Pasalnya ombak di sekitar lokasi ganas atau tinggi.

"Ombaknya tadi ganas atau tinggi. Ditambah angin yang cukup kencang. Sehingga kami mengalami kesulitan," kata Komandan Regu pencarian korban laka laut di Pacitan, Eko Aprianto, melalui telepon.

Dia mengaku, karena ombak ganas sehingga pencarian dihentikan. Jika tetap dilanjutkan, ditakutkan menimbulkan korban lain.

Eko mengatakan, pencarian tadi dilakukan mulai pukul 11.00 wib dan berakhir pukul 15.00 wib. Dilakukan dua cara penyisiran.

"Dua cara penyisiran. Selain melalui air juga penyisiran darat. Tapi untuk darat juga tetep nihil," katanya.

Dia mengatakan, untuk darat tadi juga masih sekitar lokasi. Karena medannya terlalu sulit. "Besok mungkin agak jauh," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, niat hati ingin melaut dan mencari gurita. Namun, warga Pacitan ini malah mengalami kecelakaan di laut.

Adalah Ahmad Zainuri (23) warga Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Sampai saat ini, anggota Banser NU Pacitan tersebut belum ditemukan.

Awalnya korban bersama 2 temannya atas nama Didik dan Wanto berangkat ke laut Gedangan untuk mencari gurita, Senin (19/2/2018) malam. Namun, saat proses pencarian gurita atau sekitar pukul 02.00 wib, datang ombak besar.

"Dua kawannya bisa kabur. Tapi korban tidak bisa kabur. Walaupun bisa berenang. Tapi ombak terlalu ganas," kata Ketua Anshori PCNU Kabupaten Pacitan, Muhammad Munaji kepada beritajatim.com, Selasa siang.

Dia mengatakan, saat ini masih dilakukan pencarian. Baik dari Banser NU Pacitan maupun dari tim gabungan, BPBD, SAR, Polres dan Kodim Pacitan. [mit/but]

Komentar

?>