Kamis, 20 September 2018

Latihan Survival TNI AU

Ada Helikopter di Atas Sarangan, Lalu Baku Tembak

Kamis, 15 Februari 2018 01:57:24 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ada Helikopter di Atas Sarangan, Lalu Baku Tembak

Magetan (beritajatim.com) - Suara tembakan saling bersahutan di Telaga Sarangan. Dor...dor..dor..dor, sampai berapa kali

Ada beberapa orang berpakaian preman kemudian menahan satu orang dibawa kabur. Tak lama, terlihat pesawat helikopter super Puma terbang tepat di atas telaga Sarangan.

Suara tembakan semakin menjadi di sekitar telaga sarangan. Beberapa anggota TNI AU Lanud Iswahjudi lakukan hois, baru kemudian terjun ke telaga sarangan untuk menyelamatkan.

Ya, sebanyak 37 Perwira TNI AU laksanakan latihan survival di Sarangan selama dua hari. Dan hari ini, Kamis (15/2/2018) ditutup.

"Latihan survival dasar yang baru saja selesai dilaksanakan merupakan pengetahuan dasar untuk melatih dan menambah pengetahuan para awak pesawat, tentang cara bertahan hidup/survive dari kesulitan-kesulitan yang ditemui baik di darat maupun di air apabila sewaktu-waktu mengalami kondisi emergency dan jatuh di daerah lawan pada saat melaksanakan misi operasi udara" ujar Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han), pada penutupan latihan survival dasar tahun 2018 di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Kamis (15/2/2018).

Komandan Lanud Iswahjudi menilai bahwa dengan keterbatasan yang ada, latihan survival dasar 2018 telah dapat dilaksanakan dengan baik, aman dan lancar. Keberhasilan ini tentunya dapat dijadikan motivasi dan menambah semangat bagi para peserta latihan dalam memacu diri. Serta untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas-tugas kedepan.

Dia mengatakan, latihan survival dasar merupakan program kerja Lanud Iswahjudi tahun 2018 untuk melatih air crew dan ground crew. Tujuannya, juga untuk melatih penerbang agar bisa bertahan hidup manakala  melakukan operasi penerbangan dalam suatu pertempuran pesawat ditembak dan jatuh di area musuh.
Penerbang yang melakukan ejeck di daerah musuh tetap dapat bertahan hidup dari kekurangan makanan dan kejaran musuh, sehingga dia harus bisa menyelamatkan diri dan kembali ke daerah kawan. [mit/suf]

Tag : tni au lanud

Komentar

?>