Minggu, 25 Februari 2018

Tanah Longsor Terjadi di 4 Desa dan Kelurahan

Minggu, 11 Februari 2018 10:30:02 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Tanah Longsor Terjadi di 4 Desa dan Kelurahan

Jember (beritajatim.com) - Selama dua hari terakhir, tanah longsor terjadi di tiga desa dan satu kelurahan di tiga kecamatan, di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Warga di lokasi rawan longsor diminta waspada.

Jumat petang (9/2/2018), tanah longsor menimpa rumah Pak Nihan Alias Pak Heri, di Dusun Gujuran, Desa Suco Pangepok, Kecamatan Jelbuk. Saat itu, istri Nihan baru saja menggoreng nasi untuk makan malam. Tiba-tiba tanah dari lahan yang lebih tinggi longsor dan menimpa dapur, kandang, dan salah satu ruang salat di pojok rumah.

"Kerusakan sedang. Tinggi longsoran 25 meter dan lebar 30 meter. "Selain material tanah terdapat juga bongkahan Bambu. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Widi Prasetyo, Minggu (11/2/2018).

Tanah longsor juga terjadi pada Jumat malam itu di Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Hujan deras yang mengguyur seharian membuat tanah longsor da  menyebabkan jalan di samping pemukiman warga dalam posisi menggantung. Plengsengan rumah warga longsor sepanjang lima meter dan lebar tiga meter, dengan kedalaman dua meter.

"Jaraknya satu dua meter dari perumahan warga," kata Widi. Ada 37 keluarga yang terancam longsor susulan, sebelas keluarga di antaranya tinggal di rumah yang sudah retak. Dua keluarga, Junaidi dan Joni, terpaksa diungsikn karena berada dalam rumah dengan kondisi mengkhawatirkan.

Sementara itu di Dusun Sumber Candik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, tanah dengan kemiringan 65 derajat longsor sepanjang 50 meter dan ketinggian 10 meter. "Longsoran menimpa saluran irigasi," kata Widi.

Saluran irigasi di Lingkungan Perbal, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang juga tertimpa longsor. Saluran irigasi itu mengaliri 20 hektare sawah. "Kerja bakti kami lakukan bersama warga membersihkan material dari saluran irigasi, karena air sangat dibutuhka  untuk sawah warga," kata Widi. (wir/kun)

Komentar

?>