Rabu, 23 Mei 2018

105 Ponpes Siap Ikut Istighotsah Aksi 212 di Jember

Jum'at, 02 Februari 2018 15:57:03 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
105 Ponpes Siap Ikut Istighotsah Aksi 212 di Jember
Habib Umar Muhdor (kiri) dan Gus Saif

Jember (beritajatim.com) - Sebanyak ulama dari 105 pesantren dan musala di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan bergabung dalam istigosah Aksi 212 yang digelar di depan Pendapa Wahyawibawagraha, 21 Februari 2018.

Hal ini disampaikan Habib Umar al Muhdor, salah satu ulama dari Kecamatan Puger, dalam jumpa pers, Jumat (2/2/2018). "Dukungan sejumlah ulama insya Allah positif. Jumlah (massa) tidak bisa diprediksi. Tapi insya Allah pondok pesantren mulai dari Jombang hingga Garahan Silo, semua siap," katanya. Mereka akan bergabung dengan elemen masyarakat lainnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Ash-Shiddiqi Putri KH Saiful Rijal mengatakan, sebagian massa akan berangkat dari pondoknya dan sebagian lainnya berangkat dari masing-masing kecamatan. "Mereka yang dari kecamatan akan berangkat di bawah kawalan aparat kepolisian setempat," kata Gus Saif, sapaan akrab keponakan Rois Aam PBNU era Gus Dur, KH Achmad Shiddiq, ini.

Gus Saif meminta semua peserta Aksi 212 untuk mematuhi peraturan lalu lintas selama dalam perjalanan. Mereka akan melakukan istigosah (doa bersama) di depan pendapa sejak pukul 10.30, dan kemudian bergeser ke gedung DPRD Jember setelah salat duhur.

"Di DPRD, akan ada orasi dan penyampaian aspirasi, mendesak anggota Dewan menggunakan hak-hak konstitusionalnya sebagai wujud menjalankan amanah rakyat dengan sebenar-benarnya, demi keselamatan Jember," kata Gus Saif.

Aksi 212 ini, menurut Gus Saif, adalah respons dari kondisi di Jember. Selama dua tahun pemerintahan Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqit Arief, serapan APBD tak berjalan optimal sehingga sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) besar dan Peraturan Daerah APBD 2018 belum disahkan.

"Bahkan dua tahun pemerintahan, sekretaris daerah Jember masih dijabat pelaksana tugas dan belum definitif," katanya. Persoalan pemerintahan ini yang dikhawatirkan Gus Saif mempengaruhi jalannya pembangunan. [wir/kun]

Tag : aksi 212

Komentar

?>