Kamis, 20 September 2018

Sehari, 3 Korban Laka Meninggal Dunia di Jalan Dandels Gresik

Jum'at, 26 Januari 2018 17:05:31 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
 Sehari, 3 Korban Laka Meninggal Dunia di Jalan Dandels Gresik

Gresik (beritajatim.com) - Dalam sehari terjadi kecelakaan maut di dua lokasi tepatnya, di Jalan Daendels Pantai Utara (Pantura) Gresik. 

Kecelakaan pertama, terjadi di Jalan Raya Desa Banyutami Kecamatan Manyar. Selanjutnya, yang kedua terjadi di Jalan Raya Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik. 

Akibat kecelakaan itu, tiga korban meninggal dunia. Laka lantas pertama terjadi di Jalan Raya Desa Banyutami, Manyar. 

Dalam kejadian tersebut, melibatkan sesama pengendara sepeda motor. Sehingga, menyebabkan pengendara motor kedua belah pihak meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). 

Kronologis kecelakaan tersebut terjadi saat pengendara sepeda motor Suzuki Satria nopol L 6367 YB yang dikendarai Imam Subeki (53), warga asal Desa Wonorejo, Kecamatan Glagah, Lamongan berjalan dari arah arah timur ke barat. 

Tanpa mengenakan helm, dan SIM C berjalan dengan kecepatan tinggi di Jalan Raya Banyutami Manyar. Saat melintas, diduga korban terlalu mengambil haluan ke kanan sehingga melintasi marka. 

Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Vario nopol S 4998 LW yang dikendarai Ma'aruf Subchan (21) warga asal Desa Maderedo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang yang berboncengan dengan Lucky Erlita Anjani yang berjalan dari arah berlawanan. Tabrakan tidak bisa dihindari, Imam Subeki dan Ma'aruf meninggal dunia di TKP. Sedangkan Lucky Erlita Anjani mengalami luka serius. 

"Semua korban dievakuasi, termasuk dua jenazah yang meninggal di TKP," ujar Kapolsek Manyar, AKP Rian Septia Kurniawan, Jumat (26/1/2017) 

Kecelakaan kedua, terjadi di Jalan Raya Bungah Gresik. Dalam kejadian, melibatkan dump truk nopol W 9117 UY yang dikemudikan Nardi (47) akibat remnya blong. 

Akibat kejadian tersebut, dump truk menabrak beberapa mobil di depannya termasuk pengendara sepeda motor. 

Dua pengendara sepeda motor salah satunya meninggal dunia di TKP. Yaitu, Kholili (50) selanjutnya Solikan (48), keduanya warga Bungah, Gresik meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit. 

Menurut Kapolsek Bungah AKP Ahmad Said, kecelakaan beruntun itu berawal saat dump truk yang berjalan dari arah Tuban menuju Gresik remnya blong. 

Selanjutnya, truk bermuatan pedel itu menabrak mobil box di depannya. Setelah itu, mobil terpelanting kemudian menabrak moboil Avanza. 

Ironisnya, dump truk tersebut terus melaju hingga menabrak pengendara motor yang hendak menyebrang, dan truk tersebut berhenti setelah menabrak dum truk di depannya.

"Dua korban berboncengan saat hendak menyebrang tertabrak dum truk, satu korban meninggal dunia ditempat dan satu korban meninggal saat dibawa kerumah sakit," ujar AKP Ahmad Said.

Imbas kecelakaan itu menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Bungah (Daendels Pantura) dari Tuban menuju ke Gresik menjadi macet. 

Pasalnya, petugas kepolisian maupun Dinas Perhubungan (Dishub) membutuhkan waktu cukup lama untuk mengevakuasi dump truk yang terpelanting di tengah jalan. [dny/ted]

 

Komentar

?>