Sabtu, 18 Agustus 2018

Merembet, Warung Nasi dan Gudang Kayu Ikut Terbakar

Senin, 22 Januari 2018 01:57:53 WIB
Reporter : M. Ismail
Merembet, Warung Nasi dan Gudang Kayu Ikut Terbakar

Sidoarjo (beritajatim.com) - Kebakaran warung tepi sungai (WTS) Magersari Sidoarjo, tak hanya menyisahkan kesedihan keluarga Solikin, pemilik warung yang tewas dalam kamar kena kobaran api, Minggu (21/1/2018).

Dua tempat usaha di sebelahnya juga turut terlalap api. Dua tempat itu merupakan sebuah warung nasi dan gudang penyimpanan kayu.

Haqi (52), pemilik gudang mengaku kaget saat mendengar kabar bahwa tempat usahanya berukuran 4X6 yang selama ini dibuat untuk penyimpanan kayu juga turut terbakar.

"Saat kejadian, saya sedang ikut rapat lingkungan RW. Saya kaget dapat kabar dari Pak RW kalau gudang saya juga terbakar," katanya.

Gudang itu sudah ditempatinya selama 10 tahun. Kayu tersebut merupakan bahan untuk pembuatan segala perlengkapan rumah. Seperti kursi, meja dan lain-lain. Akibat insiden ini, pihaknya mengaku rugi sekitar Rp 30 juta.

"Hanya menyimpan kayu saja. Kalau misal ada barang yang belum laku seperti kursi dan meja, terpaksa kami simpan di sini," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol Rochsululloh mengatakan, berdasarkan keterangan dari menantu korban meninggal, Yakni Heru (32) bahwa sebelumnya dia sempat memasak tahu. Namun, Heru meyakini bahwa dia telah mematikan kompornya sebelum kembali ke warung.

"Memang dia sempat masak tahu. Tapi dia sudah yakin bahkan saya tanya berkali-kali dia mengatakan sudah mematikan kompornya. Karena kalau dibilang korsleting listrik, saat terjadi kebakaran lampu masih menyala," kata Rochsul.

Pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut. Kini, api sudah padam setelah melalap tiga bangunan semi permanen tersebut.

Masih kata Rochsululloh, keterangan dari warga sekitar, saat terjadinya insiden kebakaran, ada sekitar 6 orang yang tak lain keluarga korban yang masih di dalam. Namun, kelimanya berhasil keluar.

"Ada anak perempuan, menantu dan istrinya, adik menantunya, serta dua anak kecil. Korban sempat mau ditolong oleh keluarganya, namun atapnya keburu ambruk," ujarnya.

Korban yang belum sempat tertolong tersebut, akhirnya turut terpanggang api. Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit umum daerah untuk dilakukan otopsi. [isa/suf]

Tag : kebakaran

Komentar

?>