Kamis, 20 September 2018

Dua SUTET Ambruk, Listrik Pacitan Dipasok dari Ponorogo

Minggu, 21 Januari 2018 09:34:22 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
  • Dua SUTET Ambruk, Listrik Pacitan Dipasok dari Ponorogo
  • Dua SUTET Ambruk, Listrik Pacitan Dipasok dari Ponorogo
  • Dua SUTET Ambruk, Listrik Pacitan Dipasok dari Ponorogo
SUTET di Kecamatan Kebunagung, Pacitan ambruk karena tanah longsor. [Foto: Pramita/bj.com]

Pacitan (beritajatim.com)--Terkait robohnya tower 2 SUTET (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 275 kV di Desa Ketepung, Kecamatan Kebonagung, karena tanah longsor hari Sabtu (19/1/2018) kemarin, mengakibatkan kota kelahiran presiden ke VI SBY gelap gulita. Padamnya listrik merata hampir seluruh wilayah.

"Ada 10 Kecamatan yang mengalami gangguan listrik padam. Dengan jumlah pelangga padam sekitar 128.000 pelanggan," kata Wisnu Yulianto, Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jatim kepada beritajatim.com, Minggu (20/1/2018).

Dia mengaku, sementara aliran listrik untuk wilayah Kabupaten Pacitan dipasok dari PLN Wilayah Kabupaten Ponorogo. Wisnu mengklaim, semua kebutuhan listrik wilayah Pacitan sudah terpasok.

"Proses pengalihan beban berjalan dengan lancar tanpa kendala, sehingga sekitar pukul 22.00 (semalam) secara bertahap mulai bisa dinormalkan dan pagi tadi seluruh daerah yang padam di 10 kecamatan tersebut telah pulih/normal kembali pasokan listriknya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebagian besar wilayah Kabupaten Pacitan gelap menyusul adanya longsor di RT 03/ RW 09 Dusun Pule, Desa Ketepung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Sabtu (20/1/2018).

Longsor tersebut mengakibatkan ambruknya tower SUTET (Saluran Udara Tegangan Tinggi) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro Kabupaten Pacitan berkapasitas 150 KVA. Ada dua SUTT yang ambruk. [mit/air]

Komentar

?>