Rabu, 21 Februari 2018
Dibutuhkan Wartawan Kriminal di Surabaya, Usia Maks 27 Tahun, S1, Punya Pengalaman, Kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Tabrak Truk Ngeban, Huda Meninggal Dunia

Minggu, 21 Januari 2018 09:07:01 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Tabrak Truk Ngeban, Huda Meninggal Dunia
Kondisi motor korban setelah menabrak truk ngeban. [Foto: Pramita/bj.com]

Ponorogo (beritajatim.com)--Seorang pemuda menyeruduk truk yang ngeban, Minggu (21/1/2018). Diduga karena posisi truk terlalu tengah di jalan raya.

Adalah Ahmad Nuzul Huda (23), warga Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo yang jadi korbannya. Ahmad meninggal dunia sesaat setelah menabrak truk yang ngeban di tengah Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Kejadian ini berawal dari kendaraan truk nopol B 9496 ZI yang dikemudkan Rendi Nurvaisal (23), dan penumpang Misrun (39), keduanya warga Desa Pagerlor, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan. Truk datang dari arah Selatan atau Pacitan menuju Utara atau Ponorogo.

Saat di lokasi, truk berhenti karena ban bocor. Keduanya pun melakukan pergantian ban. Namun diduga karena posisinya terlalu ke tengah.

Tiba-tiba, saat ngeban, datang dari arah yang sama, dari Selatan ke Utara yakni sepeda motor supra dengan nopol AE 4084 SB dikendarai Ahmad Nuzul Huda atau korban.

"Langsung menyeruduk. Dimungkinkan karena posisi masih gelap. Kan kejadiannya Subuh. Posisi truk juga di tengah," kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Ponorogo, IPDA Badri kepada beritajatim.com, Minggu pagi.

Badri menjelaskan, dugaan sementara memang bukan karena ngantuk atau ada bau alkohol. Hanya saja, posisi truk terlalu tengah.

"Pun temuan di TKP, korban tidak ada tanda-tanda ngerem. Karena memang keadaan gelap, dikira tidak ada apa-apa," bebernya.

Dia menjelaskan, korban mengalami luka pendarahan hidung, dada babras, perut robek, punggung kaki kanan robek, dan tumit kaki kanan robek. Korban meninggal dunia dunia di TKP. [mit/air]

Tag : kecelakaan

Komentar

?>