Minggu, 19 Agustus 2018

Rombongan Ziarah Ditabrak Truk, Dua Meninggal

Sabtu, 20 Januari 2018 22:12:12 WIB
Reporter : Temmy P.
Rombongan Ziarah Ditabrak Truk, Dua Meninggal

Sumenep (beritajatim.com) - Kecelakaan maut terjadi di jalan umum Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep antara truk nopol M 9768 VC dengan L300 station nopol AB 1240 KH. 

Dalam kecelakaan itu, dua korban meninggal. "Korban yang meninggal yakni sopir L300 atas nama Wasik (45), warga Desa Ganding, dan satu penumpang yang masih berumur enam tahun, yakni Gilbi, warga Desa Ketawang Karay," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Mukit, Sabtu (20/01/2018).

Kecelakaan itu berawal ketika truk yang dikemudikan Saiful Arifin (49), warga Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, melaju dari arah barat. Setiba di perbatasan Kecamatan Lenteng dan Ganding, sopir truk tiba-tiba tidak bisa mengendalikan kemudi. Akibatnya, truk oleng ke arah kanan.

"Pada saat bersamaan, dari arah timur melaju L300 yang dikemudikan Wasik, berpenumpang lima orang. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan," terang Mukit.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari penumpang yang selamat, mereka masih satu keluarga dari Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding. Mereka baru saja usai melakukan ziarah ke Asta Tinggi (makam raja-raja Sumenep: red).

Wasik, pengemudi L300 yang meninggal mengalami luka robek di dahi atas sebelah kiri, serta benturan keras di dada. Sedangkan Gilbi (6), penumpang L300, meninggal akibat luka parah di kepala.

Sementara kondisi penumpang lainnya yakni Sofi (30), mengalami luka robek pada dahi, patah pergelangan tangan sebelah kanan, serta lecet di paha sebelah kanan. Kemudian Gina (11), mengalami luka lecet di seluruh tubuh. Sedangkan Aisiyah (45), mengalami luka lecet di tangan sebelah kanan, dan Sarifah (60), juga mengalami luka lecet di tangan dan kaki.

"Sementara Saiful, pengemudi truk, mengalami luka di dahi, pipi sebelah kanan, dan luka di tangan," papar Mukit.

Para korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas Lenteng dan Puskesmas Ganding untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Sedangkan dua kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah dibawa ke unit laka lantas Polres Sumenep sebagai barang bukti," terangnya. (tem/ted)

Komentar

?>