Senin, 25 Juni 2018

Pembangunan Hanya 5 Bulan

Diresmikan Pangdam, Panti Asuhan Ini Siap Tampung Anak Prajurit

Minggu, 14 Januari 2018 17:35:15 WIB
Reporter : Misti P.
Diresmikan Pangdam, Panti Asuhan Ini Siap Tampung Anak Prajurit

Mojokerto (beritajatim.com) - Dibangun dalam waktu hanya lima bulan, Panti Asuhan Putra Prajurit Korem 082 CPYJ diresmikan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Minggu (14/1/2018). Sebanyak 16 anak dari prajurit anggota Korem 082 CPYJ dan sekitarnya menjadi penghuni panti asuhan tersebut.

Danrem 082 CPYJ/Mojokerto, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo menjelaskan, pembangunan Panti Asuhan Putra Prajurit Korem 082 CPYJ berawal di bulan puasa 2017. "Ada kegiatan yang menghadirkan anak yatim dari Kodim, ada 32 prajurit meninggal rata-rata sakit," katanya.

Masih kata Danrem, anak-anak para anggota yang ditinggal tersebut bercita-cita ingin menjadi prajurit, namun ibu mereka sudah menyatakan tidak sanggup. Berangkat dari pengalaman pribadi Danrem yang ditinggal orang tua laki-laki sejak kelas 2 SMA, maka tergerak menyelamatkan generasi muda agar tidak frustasi.

"Pembangunan panti asuhan ini dasar hukum dari surat izin yang kami sampaikan ke Pangdam. Tanah merupakan aset negara, kami juga daftarkan ke Kementrian Hukum dan HAM serta notaris. Kami punya visi untuk menyelamatkan anak yatim khususnya putra prajurit terhindar dari pergaulan negatif, menjadikan mencapai cita-cita dengan dibekali keimanan dan ketaqwaan," ujarnya.

Sementara misi Panti Asuhan Putra Prajurit Korem 082 CPYJ, untuk mengembleng menjadi pribadi yang mandiri, mereka saling bersosialisasi dan bersaing secara sehat, tolerasi serta kerja sama. Korem 082 CPYJ/Mojokerro ingin menjadikan panti asuhan tersebut sebagai tempat berlatih dan belajar.

"Ada 21 pengurus yang punya kealihan masing-masing untuk mengurus dan membantu 16 anak yatim. Namun kami alokasikan 30 orang, sehingga kebutuhan perabotan untuk 30 orang. Lokasi ini adalah lapangan volly di komplek perwira sehingga tidak ada yang menggunakan," tuturnya.

Pada 17 Agustus 2017, lanjut Danrem, merupakan peletakan batu pertama. Menurutnya, pembangunan sebesar 10 persen belum keluar dana sama sekali, tidak ada proposal keluar tapi banyak donatur yang masuk. Danrem menjelaskan, jika Korem 082 CPYJ hanya punya modal pertama Rp80 juta.

"Kami punya aset di Bojonegoro yang kami pinjamkan, ini menjadi modal awal kami membangun panti asuhan ini. Hingga pembangunan sampai 50 persen, masih menggunakan tenaga Korem sendiri sehingga modal Rp80 juta masih utuh. Baru pembangunan menginjak 70 persen, kami panggil ahlinya. Kami juga datangkan batu seberat 7 ton dari Gunung Wilis untuk prasatinya," tegasnya.

Bangunan dengan ukuran 15 x 25 meter tersebut, dalam lima bulan selesai. Korem 082 CPJY tidak menyangka jika yang akan menempati panti asuhan tersebut juga ada putri sehingga bangunan kantor dijadikam tempat asrama putri. Total anak asuh di Panti Asuhan Putra Prajurit Korem 082 CPYJ sebanyak 16 orang.

"Sudah ada 16 yang menjadi anak asuh, tamat SMA satu anak. SMA 9 anak dan SMP 6 anak. Mereka tidak murni berasal dari anak anggota Korem 082 saja, tapi ada di luar korem namun putra prajurit. Mereka sudah didaftarkan di sekolah sekitar, nantinya akan diberikan sepeda masing-masing," jelasnya.

Dari pembangunan tersebut, Danrem menjelaskan, jika ada saldo sisa Rp11 juta yang cukup untuk kebutuhan 16 anak asuh selama satu bulan. Pihaknya berharap, ada donatur yang menyumbang untuk kebutuhan 16 anak asuh Panti Asuhan Putra Prajurit Korem 082 CPYJ.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan, panti asuhan untuk putra-putri prajurit yang ditinggal orang tuanya baru pertama. "Ini untuk memberikan semangat bagi mereka yang ditinggal karena usia mereka masih membutuhkan perhatian. Ini salah satu upaya korem menyiapkan mereka agar berhasil," tuturnya.

Menurutnya, mereka juga merupakan keluarga besar Kodam V Brawijaya sehingga perlu disiapkan dan dididik. Masih kata Pangdam, jika diberikan motivasi maka akan belajar dengan baik sehingga disiapkan sesuai dengan cita-citanya. "Saat ini tunjangan prajurit sudah baik, tapi harus menjaga kesehatan," pungkasnya. [tin/suf]

Tag : tni

Komentar

?>