Rabu, 17 Januari 2018

Kapolres Jember: Aksi 212 Sah Sampaikan Pendapat, Asal Tertib

Minggu, 14 Januari 2018 13:40:49 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Kapolres Jember: Aksi 212 Sah Sampaikan Pendapat, Asal Tertib
Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo. [Foto: Wirawan/bj.com]

Jember (beritajatim.com)--Kepala Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo mengantisipasi jauh-jauh hari Aksi 212 yang digagas sejumlah kiai. Rencananya, aksi itu akan digelar pada 21 Februari 2018.

"Kami masih melakukan pengumpulan bahan keterangan. Seandainya nanti surat resmi (pemberitahuan aksi) datang, kami akan berkomunikasi terkait masalah massa yang akan turut dalam aksi. Kami akan seimbangkan dengan personel keamanan," kata Kusworo.

"Menyampaikan pendapat di muka umum adalah sah dan itu diatur dan dilindungi undang-undang. Hanya saja penyampaian pendapat tersebut tidak mengganggu hak-hak orang lain, tetap menjunjung tinggi sopan santun, tidak mengganggu ketertiban umum, sehingga tidak mengganggu pihak lain yang melakukan aktivitas," kata Kusworo.

Kusworo mengatakan, massa aksi bisa menyampaikan aspirasinya. "Namun tidak sampai merusak atau ada pihak yang terlukai. Seandainya kalau ada situasi anarkis, ada perusakan, akan berhadapan dengan aparat penegak hukum," katanya.

Aksi 212 akan digelar pada 21 Februari 2018. Rencananya, dalam aksi yang digagas sejumlah kiai ini akan digelar istighotsah atau doa bersama di depan Pendapa Whaywibawagraha.

Doa bersama ini dilakukan agar pemimpin di Jember diberi hidayah, sehingga proses pembangunan berjalan dan tidak tersendat.

Aksi ini merupakan respons atas persoalan beruntun yang terjadi di Jember, mulai dari pengesahan APBD yang terlambat, belum diterimanya gaji guru honorer karena bupati belum menandatangani surat penugasan, kontroversi berkurangnya jumlah guru ngaji yang diakui pemerintah daerah untuk menerima insentif, dan sejumlah persoalan lain. [wir/air]

Tag : demo

Komentar

?>