Senin, 25 Juni 2018

Jembatan Penghubung di Gondang Ambrol Lagi

Sabtu, 13 Januari 2018 12:28:49 WIB
Reporter : Misti P.
Jembatan Penghubung di Gondang Ambrol Lagi

Mojokerto (beritajatim.com) - Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Mojokerto menyebabkan jembatan penghubung antara Desa Kalikatir dan Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto kembali ambrol. Sebanyak 87 Kepala Keluarga (KK) di Desa Dilem terisolir.

Kepala Desa Dilem, Zainul Arifin mengatakan, ambrolnya jembatan yang menjadi penghubung Desa Dilem ke Desa Kalikatir terjadi pada Rabu (10/1/2018) malam lalu. "Saat wilayah Mojokerto diguyur hujan lebat dan baru diketahui warga jika ambrol pada Kamis pagi," ungkapnya, Sabtu (13/1/2018).

Setelah dilakukan pengecekan, lanjut Zainul, ambrolnya yang memakan separuh jembatan tersebut dikarenakan pondasi jembatan tergerus aliran air sungai. Ditambah hujan deras yang mengguyur wilayah Mojokerto akhir-akhir ini di wilayah Gondang cukup tinggi.

"Akibatnya, ratusan warga terisolir karena jembatan penghubung tersebut hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja. Sedangkan kendaraan roda empat yang akan menuju ke Desa Dilem, harus memutar melalui Desa Begagan Limo terlebih dahulu," ujarnya.

Zainul mengaku sudah melaporkan dan mengajukan permohonan pembenahan jembatan ke Pemkab Mojokerto. Bahkan, pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sudah datang ke lokaso untuk melakukan pengecekan.

"Kemarin Kepala Bappeda menyampaikan, perbaikan jembatan di Desa Dilem sudah masuk anggaran 2018 dan saat ini tinggal menunggu realisasi pembenahan. Kami berharap segera teralisasi karena ada 87 KK dengan jumlah 270 jiwa di Desa Dilem, keluar masuk desa hanya bisa naik motor dan jalan kaki saja," jelasnya.

Sebelumnya, jembatan penghubung antara Desa Dilem dan Desa Kalikater di Kecamatan Gondang tersebut sudah pernah ambrol dan terputus total akibat banjir bandang pada 26 Maret 2017 lalu. Agar bisa di lewati, warga Desa dengan swadaya membuat jembatan darurat dari bambu dan kayu.

Untuk warga lebih mudah melintas jembatan tersebut, perangkat desa juga meminjam besi kanal ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto. Namun, sifatnya pinjam-pakai dan fungsinya hanya untuk membenahi jembatan. [tin/but]

Komentar

?>