Sabtu, 21 April 2018

Kelar Direnovasi

Pangdam V/Brawijaya Berharap Pendopo Agung Jadi Wisata Edukasi

Senin, 18 Desember 2017 07:28:34 WIB
Reporter : Misti P.
Pangdam V/Brawijaya Berharap Pendopo Agung Jadi Wisata Edukasi

Mojokerto (beritajatim.com) - Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman menandatangi peresmian pembangunan dan renovasi Pendopo Agung Trowulan di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (17/12/2017) malam. Pangdam berharap, kedepan Pendopo Agung bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubenur Jatim yang sudah memberikan anggaran untuk renovasi Pendopo Agung, untuk selanjutnya akan dikelola Korem dan bisa dikembangkan menjadi wisata edukasi bagi masyarakat terkait sejarah Majapahit. Dan dibuka untuk umum," ungkapnya.

Jenderal bintang dua yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Akmil ini menegaskan, untuk menarik wisatawan datang ke Pendopo Agung Trowulan maka akan digelar sejumlah event olahraga. Salah satunya yakni event lari 10 kilomenter dan pada 14 Januari 2018. JUga akan ada event sepeda dari delapan penjuru mata angin.

"Event sepeda 8 penjuru mata angin yakni dari 8 kota di sekitar dan di sini finishnya. Ini sudah bagus, sekarang tinggal Korem memanfaatkan dan merawat fasilitas ini. Pendopo dan sarana sudah bagus diharapkan bisa dijadikan wisata edukasi dengan menggandeng sekolah dan kegiatan lainnya," katanya.

Sekedar diketahui, pembangunan dan renovasi Pendopo Agung menelan anggaran sebesar Rp6,9 miliar. Anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan fasilitas pendukung sebesar Rp1,916 miliar, renovasi sebesar Rp3,74 miliar dan pembangunan prasarana Pendopo Agung Trowulan sebesar Rp1,243 miliar.

Kegiatan pembangunan meliputi 20 stand toko sebesar Rp1,599 miliar, kamar mandi untuk tamu VVIP sebesar Rp182,5 juta dan kamar mandi umum sebesar Rp134,75 juta. Sedangkan, pekerjaan renovasi meliputi perbaikan Pendopo Agung sebesar Rp1,733 miliar, monumen Gajah Mada sebesar Rp43,9 juta, ruang paku gajah sebesar Rp190,9 juta.

Ruang transit sebesar Rp575,98 juta, aula dan gudang sebesar Rp509,3 juta, musala sebesar Rp329 juta, kamar mandi VVIP sebesar Rp112,3 juta, kamar mandi umum dan tempat wudlu sebesar Rp193 juta serta ruang genset sebesar Rp53 juta. Sementara pembangunan prasarana meliputi pavingisasi, pagar tembok dan pengaspalan jalan.

Kondisi Pendopo Agung Trowulan memang cukup memprihatinkan, atap yang rusak di sana-sini membuat tempat ini bocor saat hujan. Di Pendopo Agung Trowulan terdapat monumen Maha Patih Gajah Mada, Makam Panggung yang dipercaya tempat Gajah Mada membacakan sumpah Palapa dan situs Paku Gajah. [tin/suf]

Tag : tni

Komentar

?>